SPBU Shell dan BP Kompak Turunkan Harga Solar Non-Subsidi

Share

Dua perusahaan ritel bahan bakar minyak swasta, Shell Indonesia dan BP-AKR, resmi menurunkan harga produk solar non-subsidi mereka di sejumlah wilayah Indonesia yang mulai berlaku pada Rabu, 1 Juli 2026.

Kebijakan penyesuaian ini diambil untuk menyelaraskan pergerakan harga minyak mentah dunia yang terus berfluktuasi akibat dampak konflik bersenjata antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran.

Dilansir dari laman resmi perusahaan yang dikutip melalui Antara, Shell Indonesia menetapkan harga Shell V-Power Diesel kini berada di angka Rp21.340 per liter untuk area Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Sementara itu, produk bensin nonsubsidi lain seperti Shell Super (RON 92), Shell V-Power (RON 95), dan Shell V-Power Nitro+ (RON 98) dilaporkan belum tersedia kembali oleh manajemen Shell sejak awal tahun 2026.

Langkah penurunan harga komoditas solar ini juga diikuti oleh pengelola SPBU bp yang memangkas harga BP Ultimate Diesel dari yang semula Rp25.060 per liter menjadi Rp21.340 per liter.

Berdasarkan informasi resmi dari bp Indonesia, pembaruan nominal tarif di SPBU mereka pada awal Juli ini hanya menyasar pada varian bahan bakar diesel atau solar saja.

Di sisi lain, harga untuk kategori bensin di jaringan ritel BP-AKR dipastikan tidak mengalami perubahan atau tetap stabil dibandingkan dengan periode bulan sebelumnya.

Varian BP 92 tercatat bertahan pada harga Rp16.670 per liter, sedangkan untuk jenis BP Ultimate tetap dijual dengan harga Rp17.240 per liter di pasaran.

Kedua produk bensin milik pengelola BP tersebut sebelumnya sempat mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan pada penyesuaian berkala tanggal 10 Juni 2026 lalu.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author