Jeff Bezos Rutin Minum Kopi Setiap Pagi untuk Menjaga Kesehatan Otak

Share

Kebiasaan pagi pendiri Amazon, Jeff Bezos, terungkap ke publik melalui sang istri, Lauren Sanchez. Miliarder tersebut diketahui rutin mengonsumsi secangkir kopi sebelum memulai seluruh aktivitas hariannya.

Dilansir dari Detik Health, Lauren Sanchez menceritakan bahwa dirinya selalu menyiapkan dua cangkir kopi setiap pagi demi dinikmati bersama suaminya.

"Saya membuat secangkir kopi untuk diri saya sendiri. Saya membuatkan Jeff secangkir kopi, dan kami memiliki momen ajaib di mana hanya kami berdua yang mengobrol," kata ibu dari tiga anak itu.

Konsumsi kopi di pagi hari memang jamak dilakukan karena menawarkan khasiat besar, khususnya untuk mengoptimalkan fungsi organ otak.

Kandungan kafein di dalam kopi mampu memicu peningkatan entropi otak saat tubuh sedang beristirahat. Berdasarkan data Healthline, fenomena entropi ini krusial bagi organ otak karena menandakan kapasitas pengolahan informasi yang jauh lebih tinggi.

Selain itu, komponen kafein merangsang sistem saraf pusat lewat pelepasan berbagai neurotransmiter penting. Zat kimia yang ikut terdorong ini meliputi noradrenalin, dopamin, serta serotonin.

Peningkatan stimulus tersebut berdampak positif pada sejumlah aspek kognitif manusia, di antaranya:

  • Perhatian: Tingkat konsentrasi puncak seseorang dapat tercapai dalam waktu 45 menit pasca-meminum secangkir kopi.
  • Suasana hati: Efek pelepasan dopamin dan serotonin merangsang munculnya rasa bahagia sekaligus relaksasi.
  • Waktu reaksi: Riset di lingkungan kerja dan militer membuktikan konsumsi kafein jangka pendek mempercepat respons tubuh, terutama saat lelah atau kurang tidur.
  • Kewaspadaan: Stimulasi langsung pada sistem saraf membuat tubuh tetap terjaga dan waspada.
  • Daya ingat: Penelitian menunjukkan kafein memperkuat memori tertentu hingga 24 jam setelah dikonsumsi.

Dampak Positif Kopi Bagi Tubuh

Khasiat kopi ternyata tidak terbatas pada fungsi saraf dan otak saja, melainkan juga berdampak baik pada kesehatan organ tubuh lainnya.

Minuman ini efektif meningkatkan energi dengan cara memblokir reseptor adenosin, yaitu neurotransmiter yang memicu rasa kantuk, sehingga kadar dopamin pembawa energi tetap terjaga.

Kopi juga terbukti mendukung kesehatan jantung. Sebuah penelitian menunjukkan konsumsi 3 hingga 5 cangkir kopi per hari menekan risiko penyakit jantung hingga 15 persen.

Studi lain terhadap 21 ribu orang memperlihatkan korelasi konsumsi kopi dengan penurunan risiko gagal jantung. Meski demikian, pengidap tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol tetap wajib membatasi asupannya.

Konsumsi kopi bahkan berkaitan dengan peluang memperpanjang umur manusia. Penelitian atas 1.567 orang menemukan penurunan risiko kematian setelah masa pengamatan 12 dan 18 tahun pada kelompok peminum kopi berkafein, termasuk penurunan risiko kematian akibat kanker.

Dari sisi pencernaan, kandungan polifenol dalam kopi memberikan efek prebiotik yang menyuburkan bakteri baik. Data dari Very Well Health menyebutkan bahwa senyawa tumbuhan ini berperan besar dalam memperlancar sistem pencernaan.

Batas Aman Konsumsi Harian

Spesialis gizi klinik, dr Christopher Andrian, MGizi, SpGK, mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan kadar kafein yang masuk ke dalam tubuh.

Batas aman konsumsi kafein bagi kelompok dewasa berkisar antara 200 mg sampai 400 mg setiap harinya.

"Itu setara 2-3 gelas kopi. Tapi, tergantung dari jenis dan berapa banyak kopinya. Jadi, jangan shot kopinya ditambahin sekali minum, itu berlebihan juga," kata dr Christopher kepada detikcom beberapa waktu lalu.

"Kenapa harus dibatasi, karena akan berisiko dengan serangan jantung. Semakin tinggi intake kafein, risiko serangan jantungnya semakin tinggi," tambahnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author