Ketahui Perbedaan Espresso dan Kopi Hitam dari Karakteristik hingga Kafein
Espresso dan kopi hitam memiliki perbedaan yang cukup signifikan meskipun keduanya sama-sama berwarna hitam pekat. Karakteristik kedua jenis minuman ini dapat dibedakan dari konsistensi cairan, rasa, hingga kadar kafein di dalamnya, seperti dilansir dari Detik Food. Meskipun keduanya bisa langsung dikonsumsi, espresso lebih cocok dikreasikan menjadi beragam variasi minuman lain.
Berikut adalah rincian perbedaan antara espresso dan kopi hitam yang perlu diketahui. Espresso merupakan ekstrak kopi murni yang diseduh menggunakan mesin kopi khusus bertekanan tinggi. Proses pembuatan espresso berlangsung dalam waktu singkat, yaitu sekitar 20-30 detik saja.
Proses tersebut menghasilkan ekstrak kopi pekat dengan lapisan busa atau crema yang kental di bagian atasnya. Rasa espresso cenderung lebih kuat dan kompleks dengan paduan manis, asam, serta pahit tergantung biji kopi yang digunakan.
Karakteristik Kopi Hitam
Kopi hitam memiliki karakteristik cairan yang lebih encer dibandingkan dengan espresso. Penyeduhan kopi hitam biasanya menggunakan air panas dengan teknik seperti French press, drip, atau ala tubruk.
Rasa yang dihasilkan oleh kopi hitam cenderung lebih ringan. Kepekatan rasa ini juga dipengaruhi oleh tingkat sangrai biji kopi, di mana tingkat dark roast akan menghasilkan rasa yang lebih pekat.
Kandungan Kafein Espresso
Kandungan kafein pada espresso termasuk dalam kategori tinggi berdasarkan data Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) yang dilansir dari Real Simple. Satu shot espresso berukuran sekitar 44 ml mengandung 63 miligram kafein.
Namun, jumlah kandungan ini dapat berbeda-beda pada setiap jenisnya. Sebagai contoh, satu gelas espresso di Starbucks mengandung 75 miligram kafein, dan jumlahnya bisa bertambah jika kreasi minuman menggunakan beberapa shots espresso.
Kandungan Kafein Kopi Hitam
Kopi hitam berukuran 8 ounce atau sekitar 236 ml mengandung sekitar 95 miligram kafein menurut data Real Simple. Hal ini berarti setiap 1 ounce atau 29 ml kopi hitam mengandung 12 miligram kafein.
Kandungan kafein pada kopi hitam juga bervariasi tergantung pada jenis penyajiannya. Berdasarkan data Health Line, kopi hitam jenis cold brew memiliki kandungan kafein yang berkisar antara 100-200 mg.
Waktu Konsumsi yang Tepat
Kedua jenis kopi ini sama-sama memiliki kandungan kafein yang cukup tinggi sehingga waktu terbaik untuk menikmatinya adalah pada pagi hari. Ahli gizi Anthony DiMarino menjelaskan bahwa secangkir kopi dengan kafein hampir 100 mg bisa meningkatkan semangat di pagi hari. Efek stimulan dari kafein bekerja dengan cara meningkatkan jumlah kortisol dalam tubuh untuk membantu seseorang terbangun. Kendati demikian, Anthony DiMarino mengingatkan bahwa efek ini tetap tergantung pada kondisi tubuh masing-masing individu.
"Karena kafein adalah stimulan, minum kopi di pagi hari membantumu bangun," ujar DiMarino, seperti dikutip dari Cleveland Clinic. Bagi orang-orang yang memiliki gangguan pada kesehatan pencernaan, konsumsi kopi hitam sebaiknya dilakukan setelah makan.