Tottenham Hotspur Sepakati Transfer Mateus Fernandes Senilai 100 Juta Euro
Tottenham Hotspur dilaporkan telah mencapai kesepakatan bernilai 100 juta euro dengan West Ham United untuk mendatangkan gelandang muda Mateus Fernandes pada Selasa, 30 Juni 2026.
Langkah agresif klub London Utara ini berhasil melampaui tawaran pesaing utama mereka, Manchester United, yang menolak untuk menyamai nilai transfer tersebut dalam perburuan pemain berusia 21 tahun itu.
Nilai transfer yang mencapai kisaran 85 juta poundsterling atau sekitar 98 hingga 100 triệu euro ini memecahkan rekor transfer tertinggi sepanjang sejarah Tottenham, yang sebelumnya dipegang oleh Dominic Solanke seharga 65 juta poundsterling pada tahun 2024.
Kesepakatan besar ini sekaligus menjadi bukti keseriusan manajemen Spurs dalam mendukung perombakan skuad di bawah asuhan pelatih Roberto de Zerbi setelah melalui musim yang bergejolak.
Media ESPN melaporkan bahwa manajemen Manchester United sempat meragukan komitmen Fernandes karena sang pemain memilih bersikap netral dan tidak menyatakan keinginan kuat untuk pindah ke Old Trafford selama proses negosiasi berlangsung.
Performa gelandang asal Portugal tersebut musim lalu bersama West Ham United di bawah asuhan Nuno Espirito Santo cukup menjanjikan dengan torehan lima gol dan lima assist dari 42 pertandingan di semua kompetisi.
Kepindahan ini juga memberikan keuntungan finansial besar bagi Sporting Lisbon, klub masa kecil Fernandes, yang akan menerima dana segar sekitar 3,46 juta euro melalui mekanisme solidaritasi FIFA.
Secara total, Sporting Lisbon telah meraup keuntungan sekitar 23 juta euro dari akumulasi perpindahan Fernandes sejak sang gelandang meninggalkan klub tersebut menuju Southampton pada musim panas 2024.
Di sisi lain, mantan penyerang legendaris Manchester United, Teddy Sheringham, memberikan pandangan kritis terkait keputusan mantan klubnya yang mundur dari perburuan gelandang muda tersebut.
"Os adeptos do Man. United não devem ficar chateados por perderem Mateus Fernandes… ele simplesmente não tem qualidade suficiente para o clube" kata Teddy Sheringham kepada ComeOn.
Mantan pemain tim nasional Inggris tersebut menilai performa Fernandes sepanjang musim ini bersama West Ham belum cukup meyakinkan untuk level klub sebesar Setan Merah.
"Não fiquei muito impressionado com o Mateus Fernandes no West Ham este ano. Muitos adeptos do West Ham pensam que ele vai alcançar voos mais altos, mas para mim ainda há dúvidas sobre o Fernandes" ujar Teddy Sheringham.
Ia juga mendesak manajemen Manchester United untuk lebih berani menggelontorkan dana besar demi mendatangkan pemain-pemain kelas dunia di bursa transfer berikutnya.
"O Manchester United precisa de jogadores de topo. Já tem jogadores decentes que cheguem. Precisa de comprar os melhores jogadores ou vai falhar repetidamente" tutur Teddy Sheringham.
Sheringham menyamakan situasi ini dengan kegagalan Manchester United mengamankan jasa Harry Kane dan Declan Rice beberapa tahun lalu akibat keengganan pihak manajemen untuk bersaing di pasar harga tinggi.
"Aconteceu o mesmo com Harry Kane e Declan Rice há alguns anos, quando houve a oportunidade de os contratar. O United não estava no mercado por eles. Sir Alex Ferguson não teria deixado isso acontecer" tegas Teddy Sheringham.
Ia mengingatkan kembali bagaimana filosofi mantan pelatih legendaris klub dalam membangun kedalaman tim dengan mendatangkan figur pemimpin yang tangguh.
"Sir Alex trazia sempre os melhores jogadores e eles chegavam e lideravam pelo exemplo. É preciso ter esses jogadores de topo num clube como o United, caso contrário acabaremos na mesma situação. Não se trata de ter bons jogadores.
Queremos grandes jogadores a jogar pelo Manchester United, porque é preciso muito para jogar neste clube. Por isso, vão e quebrem a banca pelos melhores jogadores e deixem-nos liderar" jelas Teddy Sheringham.
Selain Fernandes, pergerakan bursa transfer pemain asal Portugal juga diramaikan oleh kepindahan Goncalo Ramos ke AC Milan dengan nilai transfer melebihi 70 juta euro dari PSG.