Pertamina Patra Niaga Menurunkan Harga BBM Nonsubsidi Per 1 Juli 2026

Share

PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga bahan bakar minyak nonsubsidi jenis Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite di seluruh Indonesia mulai Rabu, 1 Juli 2026, guna menyesuaikan dengan dinamika harga pasar minyak mentah global.

Kebijakan penyesuaian ini dilansir dari Bloombergtechnoz sebagai langkah evaluasi periodik yang dilakukan perseroan. Meski demikian, pihak Pertamina tetap mempertahankan harga untuk produk Pertamax dan Pertamax Green 95 pada periode berjalan ini.

"Sesuai yang kita ketahui penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Tentunya langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah", kata Kitty Andhora, Vice President Corporate Communication PPN.

Melalui kebijakan terbaru ini, Pertamax Turbo kini dijual seharga Rp19.300 per liter dari yang sebelumnya Rp20.750 per liter. Penurunan harga yang lebih signifikan terjadi pada jenis diesel nonsubsidi, di mana Pertamina Dex kini dibanderol Rp21.150 per liter dan Dexlite turun menjadi Rp19.700 per liter.

Selain fokus pada penyesuaian nilai jual, perusahaan menegaskan komitmennya dalam menjaga pemenuhan standar bahan bakar yang disalurkan kepada konsumen di berbagai wilayah operasi.

"Selain menghadirkan harga yang kompetitif, kami juga terus memastikan kualitas produk sesuai spesifikasi sehingga masyarakat memperoleh manfaat optimal, baik dari sisi performa kendaraan maupun efisiensi penggunaan bahan bakar," kata Kitty Andhora, Vice President Corporate Communication PPN.

Langkah koreksi harga ini tidak hanya menyasar sektor transportasi darat, tetapi juga menyentuh sektor transportasi udara melalui penurunan tarif bahan bakar pesawat di bandara internasional.

"Penurunan sebesar Rp 3.000 per liter atau ekivalen 14%," ungkap Kitty Andhora, Vice President Corporate Communication PPN.

Akibat penyesuaian tersebut, harga avtur di Bandara Soekarno-Hatta tercatat mengalami penurunan dari yang semula berada di angka Rp22.190 per liter menjadi Rp19.190 per liter.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author