Syahravi Laporkan Balik Fariz RM Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik
Perseteruan hak cipta antara musisi Fariz RM dan penyanyi Syahravi kini memasuki babak baru di ranah hukum. Setelah dilaporkan atas dugaan pelanggaran hak cipta lagu Di Antara Kata, Syahravi kini berbalik melaporkan Fariz RM ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik.
Menanggapi laporan tersebut, kuasa hukum Fariz RM, Deolipa Yumara, menegaskan bahwa kliennya tidak melakukan pencemaran nama baik. Seperti dilansir dari Detik Hot, Deolipa menyebut seluruh pernyataan Fariz RM didasarkan pada fakta terkait persoalan hak cipta.
"Jadi yang dimaksud pencemaran nama baik itu kalau ini bukan fakta. Syarat pertama pencemaran nama baik, ya namanya memang baik dari awal masuk, karena namanya si Syahravi kan masih baik tuh. Nah, syarat kedua, bahwasanya yang diceritakan itu bukan fakta, sehingga dianggap sebagai mencemarkan. Tapi kalau yang diceritakan oleh Fariz RM ini adalah fakta-fakta, ya sudah, berarti kan nggak ada persoalan apa-apa," kata Deolipa Yumara di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (30/6/2026).
Deolipa menjelaskan bahwa inti persoalan sebenarnya terletak pada pihak yang memberikan izin kepada Syahravi untuk membawakan lagu tersebut. Pihak kuasa hukum menilai izin yang dikantongi Syahravi bukan berasal dari pemilik hak cipta yang sah.
"Syahravi melaporkan si Fariz RM. Kan dia melaporkan karena dia billing sudah meminta izin, kan? Tapi dia kan minta izin kepada orang yang bukan pemilik hak. Nah, kalau ini kemudian disampaikan oleh Fariz RM, apa yang dicemarkan kalau ini semua ceritanya fakta?" ujarnya.
Meskipun kini berstatus sebagai pihak yang dilaporkan, Fariz RM disebut tidak terlalu mempersoalkan langkah hukum dari Syahravi. Deolipa menyatakan kliennya tetap tenang dan memilih untuk mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan.
"Oh ya dia biasa-biasa saja, santailah. Kan karena dia selalu berbicara fakta kan. Perkaranya tetap berlanjut ya perkaranya. Sampai sekarang berlanjut," katanya.
Deolipa juga menilai aksi saling lapor dalam sebuah perkara hukum merupakan hal yang biasa terjadi. Menurutnya, situasi tersebut kerap muncul ketika masing-masing pihak merasa memiliki dasar hukum yang kuat.
"Tapi lapor melapor itu biasa, dari zaman dulu gitu. Kita saja kadang melapor ke bini (istri), kadang bini melapor ke kita. Kadang kita diomelin bini, bini ngomelin kita, kan begitu kan?
Kita diomelin bini, bini ngomelin kita. Sama saja kan? Mana ada saling sambut, kita kena omelan terus!" ucapnya sambil tertawa.
Lebih lanjut, Deolipa menyampaikan bahwa Fariz RM akan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada kepolisian. Pelaporan yang dilakukan oleh Fariz RM sejak awal disebut bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya menghormati hak cipta para musisi.
"Ya sudah biarin sajalah proses berjalan. Ini kan tadinya Fariz RM melaporkan, tujuannya kan memang supaya nanti ada kesadaran. Ya tapi kalau dilaporkan lagi, mungkin Fariz RM-nya tambah keras.
Begitu. Kan Fariz RM kan orangnya keras. Orang main musik saja kencang-kencang dia suaranya," pungkasnya.