Pegadaian Berangkatkan Tujuh Karyawan untuk Raih Gelar Magister di Kampus Dunia

Share

PT Pegadaian melepas 7 (tujuh) karyawan terbaiknya untuk melanjutkan studi magister (S2) di berbagai universitas terkemuka dunia. Langkah ini, seperti dikutip dari Detikcom, menjadi bagian dari investasi kemanusiaan perusahaan melalui Program Pegadaian Global Education & Mastery Scholarship. Dukungan penuh berupa beasiswa (full scholarship) diserahkan kepada talenta internal atau Insan Pegadaian terpilih.

Melalui program ini, mereka diharapkan dapat menimba ilmu sekaligus membawa pulang praktik bisnis terbaik skala global. Direktur Human Capital PT Pegadaian (Persero) Tribuana Tunggadewi menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam mencetak pemimpin masa depan (future leaders).

Pengalaman akademik di kancah internasional diharapkan mampu memperluas perspektif, memperkaya pengetahuan, serta menstimulasi inovasi yang mumpuni demi mendukung transformasi bisnis Pegadaian yang semakin dinamis dan kompleks di masa mendatang.

"Pegadaian Global Education & Mastery Scholarship merupakan wujud komitmen perusahaan dalam membangun future leaders yang berwawasan global, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan. Kami meyakini bahwa investasi pada human capital adalah investasi jangka panjang yang akan melahirkan talenta-talenta unggul, membawa pulang praktik bisnis terbaik dunia, memperkaya perspektif organisasi, serta mengakselerasi transformasi Pegadaian untuk terus tumbuh, berdaya saing, dan semakin MengEMASkan Indonesia," kata Dewi. Pelepasan formal ini menandai dimulainya Program Beasiswa Internal Jenjang Magister Luar Negeri Batch IV Tahun 2026. Agenda seremonial untuk para penerima beasiswa (awardee) tersebut dilaksanakan di Pegadaian Tower Jakarta pada Jumat (26/06).

Tujuh utusan Insan Pegadaian yang diberangkatkan pada Batch IV berasal dari pelbagai divisi strategis serta unit kerja daerah. Fokus studi yang diambil selaras dengan keperluan pengembangan bisnis korporasi, meliputi hukum finansial, teknologi informasi, kecerdasan buatan (AI), hingga manajemen lingkungan. Para karyawan tersebut sukses menembus seleksi di sejumlah universitas elite dunia. Beberapa di antaranya meliputi Imperial College London di United Kingdom, University of Edinburgh di Skotlandia, serta Australian National University dan University of Melbourne di Australia.

Seluruh penerima beasiswa telah melewati fase penyaringan yang ketat, transparan, dan komprehensif selama hampir satu tahun. Proses evaluasi ini berlangsung sejak April 2025 sampai Maret 2026. Tahapan seleksi mencakup pemeriksaan administrasi, rekam jejak performa kerja, ujian kemampuan bahasa asing standar internasional, tes etika (ethics), serta penilaian potensi diri (assessment).

Mereka juga menjalani wawancara mendalam dengan jajaran Direksi Pegadaian dan mengantongi Letter of Acceptance (LoA) resmi. Penyaringan panjang sengaja diterapkan guna memastikan kandidat terpilih memiliki keunggulan akademis, integritas tinggi, dan kesiapan mental. Hal ini krusial agar mereka mampu menjadi representasi positif korporasi di lingkungan akademik internasional.

Pemberangkatan para peserta menuju negara tujuan studi akan dilakukan bertahap dari Juli hingga September 2026. Jadwal ini disesuaikan dengan kalender akademik di Australian National University, University of Melbourne, University of Edinburgh, dan Imperial College London.

Berbekal pendidikan tinggi bertaraf global, Pegadaian optimistis dapat memperkuat daya saing korporasi di kancah nasional maupun global. Langkah ini diharapkan memberi kontribusi berkelanjutan bagi perusahaan dan tanah air bersama Danantara.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author