Menteri Pertanian Apresiasi Kenaikan Kepercayaan Publik terhadap Polri

Share

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi dan penghargaan tinggi atas meningkatnya tingkat kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang kini mencapai angka 82,4 persen pada Selasa (30/6/2026).

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Andi Amran Sulaiman selaku Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional demi memperkuat sinergi antarlembaga. Kenaikan tingkat kepercayaan ini berdasarkan hasil survei terbaru yang dirilis oleh Litbang Kompas, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

"Saya Menteri Pertanian Republik Indonesia, juga sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia atas kinerja yang menunjukkan peningkatan kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4%," kata Amran kepada wartawan, Selasa (30/6/2026).

Melalui pencapaian ini, peningkatan kerja sama diharapkan mampu menunjang program ketahanan pangan nasional yang sedang berjalan. Hubungan strategis antara kementerian dan institusi penegak hukum menjadi poin penting dalam menjaga stabilitas sektor tersebut.

"Oleh karena itu, sinergi antara Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional dengan Polri harus terus diperkuat guna mendukung pembangunan nasional dan mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan," ujar Amran.

Harapan besar juga disematkan agar korps kepolisian dapat mempertahankan performa pelayanan di tengah masyarakat. Penguatan institusi dianggap berbanding lurus dengan kualitas perlindungan yang diberikan.

"Semoga Polri semakin profesional, terpercaya, dan terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan bangsa yang kita cintai," harapnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, survei Litbang Kompas tersebut diselenggarakan pada periode 9 hingga 18 April 2026 dengan melibatkan wawancara tatap muka kepada 1.200 responden di 38 provinsi. Penarikan sampel menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat yang memiliki margin of error sebesar 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Selain mencatat kenaikan kepercayaan publik ke angka 82,4 persen, citra kelembagaan institusi ini juga mengalami lonjakan signifikan menjadi 71,5 persen dari persentase tahun sebelumnya yang berada di angka 64,4 persen. Penilaian positif turut disuarakan oleh masyarakat yang pernah berhubungan langsung dengan kepolisian, di mana skor profesionalitas kerja merangkak naik dari 7,76 persen menjadi 8,37 persen.

Pengukuran profesionalitas pelayanan tersebut diperoleh melalui rata-rata indeks dari 20 aspek pelayanan, termasuk pengurusan dokumen administrasi, dengan 80 persen responden menyatakan fasilitas di kantor polisi sudah nyaman. Hasil komprehensif ini menempatkan Polri ke dalam daftar lima institusi negara yang paling dipercaya oleh publik, dengan tingkat kepercayaan relatif lebih tinggi dibandingkan lembaga penegak hukum lainnya seperti Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung, dan KPK.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author