Luxshare Pimpin Pendaftaran IPO Rp107 Triliun di Hong Kong

Share

Sebanya sembilan perusahaan bergegas mengajukan penawaran umum perdana atau IPO di bursa Hong Kong pada Selasa, 30 Juni 2026, dengan akumulasi nilai pesanan mencapai US$6 miliar atau sekitar Rp107,42 triliun. Dilansir dari Bloombergtechnoz, aksi korporasi massal ini dipimpin oleh pemasok utama Apple Inc., Luxshare Precision Industry Co., yang menargetkan penggalangan dana hingga US$3,1 miliar.

Langkah pendaftaran serentak ini sengaja dilakukan oleh korporasi untuk memanfaatkan momentum pasar sebelum pergantian bulan guna menghindari kewajiban pembaruan laporan keuangan. Selain Luxshare, terdapat perusahaan teknologi asal China daratan lainnya seperti Chaozhou Three-Circle Group Co. dan Nexchip Semiconductor Corp yang masing-masing mengincar dana sekitar HK$7 miliar, serta Guangdong Dtech Technology Co.

Gelombang pengajuan ini diproyeksikan menempatkan bulan Juli sebagai periode penjualan saham perdana terbesar di Hong Kong sepanjang tahun 2026, melewati rekor tertinggi pada Februari lalu yang mencatat angka US$6,4 miliar. Gairah pasar modal ini dipicu oleh tren kecerdasan buatan global, meskipun secara umum Indeks Hang Seng masih melemah 11 persen sepanjang tahun ini.

Dalam dokumen proposalnya, Luxshare yang berbasis di Shenzhen menawarkan 383,5 juta lembar saham dengan harga maksimal HK$63,28 per saham, nilai yang mencerminkan diskon 16 persen dari harga penutupan di bursa Shenzhen. Perusahaan berencana menggunakan dana segar tersebut untuk meningkatkan kapasitas produksi sektor otomotif dan elektronik konsumen, membiayai penelitian, serta melunasi utang bank.

Sejumlah investor jangkar raksasa termasuk Temasek Holdings Pte, GIC Pte, Hillhouse Investment, Millennium Management, hingga Tencent Holdings Ltd. telah sepakat membeli saham Luxshare senilai US$1,5 miliar. Saat ini, kapitalisasi pasar perusahaan manufaktur komponen AirPods dan iPhone tersebut telah menyentuh angka US$80 miliar setelah mencatatkan kenaikan harga saham lebih dari 100 persen dalam setahun terakhir.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author