Kiandra Ramadhipa Memulai Balapan Perdana FIM Moto3 Junior Catalunya
Pembalap muda Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa bersiap menjalani debut perdana dalam kejuaraan FIM Moto3 Junior 2026 seri pembuka di Circuit de Barcelona-Catalunya, Montmelo, Spanyol, pada Jumat hingga Minggu, 22-24 Mei 2026. Sudut pandang persaingan musim ini menitikberatkan pada tantangan internal sang pembalap untuk melampaui catatan performa personalnya sendiri.
Dilansir dari Tirto.id, kejuaraan balap motor yang masuk dalam program Road to MotoGP ini diikuti oleh 29 pembalap berbakat dari berbagai negara. Ramadhipa menjadi satu-satunya wakil Indonesia di ajang tersebut dan bergabung dengan Honda Asia-Dream Racing Junior Team untuk mengendarai motor Honda NSF250RW bersama rekan setimnya asal Thailand, Kiattisak Singhapong.
Sebelum naik kelas ke Moto3 Junior, pembalap berusia 16 tahun asal Sleman ini mencatatkan performa menjanjikan dengan memenangi balapan di Asia Talent Cup, European Talent Cup, serta menempati posisi ketiga klasemen sementara Red Bull Rookies Cup 2026 lewat raihan 50 poin setelah memenangi Race 2 di Jerez. Pada saat yang sama di Spanyol, pembalap Indonesia lainnya, Ziven Rojul, juga turun berkompetisi membela tim Leopard Junior di ajang Moto4 European Cup 2026.
Sejarah mencatat para pembalap Indonesia memiliki rekam jejak positif di ajang ini, seperti Fadillah Arbi Aditama yang memenangi balapan kedua seri Catalunya pada 2023, Mario Aji yang meraih pole position pada 2021, serta Veda Ega Pratama yang menempati peringkat ke-10 klasemen akhir tahun lalu dengan finis terbaik di posisi keempat.
Evaluasi terhadap pencapaian musim lalu menjadi tolok ukur utama baginya untuk menetapkan sasaran baru dalam persaingan balapan kelas ringan Grand Prix ini, sebagaimana dilansir BolaSport.com dari GridOto.
"I akan mencoba meraih hasil lebih baik dibandingkan tahun lalu," kata Ramadhipa.
Rider muda ini menegaskan fokus utamanya adalah pengembangan diri dan peningkatan performa personal di lintasan balap tanpa membandingkan posisinya dengan kompetitor lain.
"Saya juga ingin terus berkembang, bukan hanya sebagai pembalap tetapi juga sebagai pribadi," ujar Ramadhipa.
Ramadhipa menambahkan bahwa tantangan terbesar pada musim ini datang dari faktor internal dirinya sendiri dalam memenuhi target yang telah ditetapkan.
"Saya tidak ingin membandingkan diri saya dengan pembalap lain, tetapi dengan diri saya di musim-musim sebelumnya," kata Ramadhipa.
Melalui kejuaraan Moto3 Junior yang memiliki regulasi persaingan tim lebih beragam dibanding Red Bull Rookies Cup, Ramadhipa membidik hasil yang konsisten di barisan depan.
"Tahun ini lawan terbesar saya adalah diri saya sendiri. Saya tentu punya target pribadi seperti pembalap lainnya," ujar Ramadhipa.
Pembalap asal Sleman tersebut juga menyatakan motivasi besarnya untuk bisa bersaing ketat dengan kelompok pembalap di zona depan.
"Saya ingin bisa berada sedekat mungkin dengan podium dan tampil lebih baik dibandingkan musim lalu di European Talent Cup," ujar Ramadhipa.
Langkah pembinaan atlet muda ini mendapat perhatian penuh dari pihak manajemen Astra Honda Motor selaku fasilitator program terstruktur bagi talenta lokal ke tingkat internasional.
"Kami berharap Ramadhipa dapat terus berkembang, menikmati prosesnya, dan memberikan performa terbaik sepanjang musim ini serta menjadi inspirasi bagi anak muda Indonesia yang ingin berprestasi di ajang balap internasional," kata Andy Wijaya, General Manager Marketing Planning & Analysis AHM.
Rangkaian jadwal seri Catalunya akan dimulai dengan pemeriksaan teknis dan taklimat pembalap pada Jumat, dilanjutkan latihan serta dua sesi kualifikasi pada Sabtu, dan diakhiri dengan dua sesi balapan utama sebanyak 14 putaran pada hari Minggu yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Moto3 Junior.