Tijjani Reijnders Perkuat Timnas Belanda Setelah Sempat Dilirik PSSI

Share

Gelandang Manchester City Tijjani Reijnders tampil memperkuat lini tengah tim nasional Belanda dalam laga fase grup Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko setelah sempat menerima pendekatan naturalisasi dari PSSI.

Pemain berdarah Indonesia-Maluku tersebut selalu dipercaya pelatih Ronald Koeman menjadi starter dalam tiga pertandingan grup melawan Jepang, Swedia, dan Tunisia hingga membawa De Oranje lolos ke babak 32 besar. Berdasarkan catatan Katadata, Reijnders tampil impresif setelah pindah dari AC Milan ke Manchester City pada Juni 2025 dengan nilai transfer mencapai 57,7 juta euro.

Dilansir dari Kompas, ketertarikan PSSI bermula pada tahun 2022 di bawah kepemimpinan Mochamad Iriawan dan pelatih Shin Tae-yong. Reijnders yang kala itu masih membela AZ Alkmaar sempat masuk daftar incaran utama bersama Mees Hilgers dan Kevin Diks sebelum akhirnya ia memilih menunggu panggilan timnas Belanda.

"Saya masih ingat betul saat pertama kali dikaitkan dengan Indonesia," ujar Reijnders kepada Helden Magazine.

Pemain kelahiran Zwolle tersebut mengaku terkejut melihat antusiasme para pendukung sepak bola di tanah air yang mengirimkan pesan massal ke media sosialnya.

"Saat itu saya sedang pergi ke spa bersama istri dan menyimpan ponsel saya di loker. Ketika saya mengambil ponsel itu setelah selesai, saya tidak menyangka apa yang terjadi." kata Reijnders.

Banjir pesan dari warganet Indonesia tersebut sempat membuatnya bingung sebelum mengetahui adanya pernyataan resmi dari pihak federasi sepak bola Indonesia.

"Akun Instagram saya meledak berkat para penggemar sepak bola Indonesia," ujar Reijnders.

Ia membenarkan adanya kontak komunikasi dari perwakilan Indonesia meskipun hatinya masih tertuju untuk mengenakan jersi oranye.

"Saya berpikir 'Bagaimana bisa begitu?' Ternyata, saat itu presiden PSSI baru saja mengatakan bahwa mereka sedang mengamati saya," tutur Reijnders.

Reijnders kemudian memutuskan untuk tetap bersabar dan menanti kesempatan menembus skuad utama negara kelahirannya.

"Setelah itu, saya juga dihubungi, tetapi saya memutuskan untuk menunggu. Saya ingin bermain untuk tim nasional Belanda." kata Reijnders.

Walakin, ia tidak menutup mata terhadap opsi membela Indonesia seandainya pintu karier internasionalnya di Eropa menemui jalan buntu.

"Pada saat itu, sama sekali belum pasti apakah saya akan bermain untuk Belanda. Tetapi setidaknya saya harus melakukan segala upaya untuk mengejar impian saya." kata Reijnders.

Pilihan tersebut menjadi rencana cadangan yang sangat realistis baginya mengingat ikatan keluarga besar dari pihak ibunya.

"Andai saja itu tidak berhasil, maka bermain untuk Indonesia pasti akan menjadi salah satu pilihan," ucap Reijnders.

Sementara itu, melalui wawancara serupa yang dilansir Viva, Reijnders juga menegaskan kembali momen emosional saat menyadari akun media sosial miliknya mendadak ramai dibicarakan publik Garuda.

“Saya masih ingat betul saat pertama kali dikaitkan dengan Indonesia. Saat itu saya sedang pergi ke spa bersama istri dan meninggalkan ponsel di loker. Ketika saya ambil lagi, saya tidak menyangka apa yang terjadi. Instagram saya meledak oleh para penggemar sepak bola Indonesia,” kata Reijnders.

Ia mengonfirmasi adanya pemantauan intensif yang dilakukan oleh pihak PSSI kepada dirinya beberapa tahun lalu.

“Saya berpikir, ‘Bagaimana bisa begitu?’ Ternyata saat itu presiden PSSI mengatakan mereka sedang memantau saya. Setelah itu saya juga dihubungi, tapi saya memutuskan untuk menunggu,” tutur Reijnders.

Keinginan kuat untuk menembus persaingan di level tertinggi sepak bola Eropa menjadi alasan utama di balik keputusan penolakannya saat itu.

“Saya ingin bermain untuk Belanda,” tegas Reijnders.

Kendati demikian, impian untuk membela tanah leluhur sempat terlintas andai situasi tidak berjalan sesuai dengan target karier profesionalnya.

“Pada saat itu belum pasti saya akan bermain untuk Belanda. Tapi saya harus mengejar mimpi saya. Andai itu tidak berhasil, mungkin Indonesia bisa menjadi salah satu pilihan,” pungkas Reijnders.

Meski Tijjani kini telah mengantongi 34 caps bersama Belanda, adiknya yang bernama Eliano Reijnders telah resmi memilih menjadi warga negara Indonesia sejak Oktober 2024 dan saat ini aktif memperkuat Persib Bandung serta Timnas Indonesia.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author