KA Jaka Tingkir dan KA Serayu Anjlok di Stasiun Pasar Senen
Dua rangkaian kereta api, yakni KA Jaka Tingkir dan KA Serayu, mengalami insiden anjlok di wesel utara Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, pada Jumat (22/5/2026) pagi. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.58 WIB ini mengakibatkan penumpukan penumpang dan keterlambatan belasan jadwal perjalanan kereta api jarak jauh.
Kecelakaan tersebut diduga terjadi saat kedua kereta sama-sama sedang melakukan proses langsir menuju arah Stasiun Kemayoran. Rangkaian gerbong bagian belakang KA Serayu tujuan Purwokerto tersenggol oleh kepala lokomotif KA Jaka Tingkir, yang kemudian menyebabkan kedua armada keluar dari jalur rel.
Aparat kepolisian langsung bergerak menuju lokasi kejadian setelah mendapatkan laporan dari pekerja di area stasiun. Pihak berwenang memastikan satu gerbong penumpang serta bagian kepala lokomotif ditemukan dalam posisi anjlok akibat benturan keras tersebut.
“Benar, pada hari dan tanggal tersebut diatas sekitar pukul 10.00 WIB, piket KSPK Aiptu Sukana menerima laporan dari petugas kebersihan kereta bahwa ada orang kereta yang anjlok di Belakang Stasiun Senen,” kata Widodo dalam keterangannya, Jumat (22/5).
Kapolsek Senen Kompol Widodo Saputro mengonfirmasi bahwa benturan tersebut membuat gerbong KA Serayu sempat terdorong hingga radius puluhan meter. Berdasarkan pemeriksaan saksi mata di lapangan, posisi kereta tersenggol saat memasuki area wesel.
“Menurut keterangan saksi kejadian sekitar Pukul 09.30 Wib berawal saat Kereta Serayu Tujuan Purwokerto yang akan langsir menuju Stasiun Kemayoran tersenggol gerbong bagian belakangnya oleh kepala lokomotif lain yang akan langsir juga arah Stasiun Kemayoran di TKP,” kata dia.
Pihak kepolisian juga menambahkan akibat dari senggolan tersebut lokomotif penabrak langsung keluar jalur rel.
“Yang mengakibatkan kepala lokomotif yang menyenggol Kereta Serayu anjlok sedangkan kondisi Kereta Serayu terdorong sekitar 100 m dan anjlok juga gerbong bagian belakang,” lanjutnya.
Meskipun insiden ini memicu kepanikan dan mengganggu jadwal perjalanan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Manajemen KAI Daop 1 Jakarta segera menurunkan tim teknis untuk mengevakuasi rangkaian kereta.
“Gangguan operasional terjadi pada lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu yang mengakibatkan antrean perjalanan kereta api dari dan menuju Stasiun Pasar Senen,” ujar Manager Humas KAI Daop 1, Franoto Wibowo saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat.
Franoto membantah narasi yang menyebutkan kedua kereta mengalami tabrakan hebat, melainkan situasi senggolan saat operasi langsir.
“Kronologi sedang dalam penyelidikan. Sedang diinvestigasi,” tutur Franoto.
Akibat proses evakuasi yang memakan waktu beberapa jam, ruang tunggu Stasiun Pasar Senen dilaporkan dipadati oleh calon penumpang yang tertahan keberangkatannya.
“KAI Daop 1 Jakarta memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat adanya gangguan operasional ini," tutur Franoto.
Pihak manajemen berjanji akan mempercepat proses penanganan di lapangan agar jalur hulu dan hilir bisa segera dilewati kembali secara aman.
“Kami terus berupaya melakukan percepatan normalisasi operasional serta pengaturan pola operasi untuk meminimalkan dampak terhadap pelanggan,” tambah dia.
Petugas di lapangan juga dikerahkan untuk membagikan kompensasi keterlambatan serta memberikan informasi terkini mengenai perubahan jadwal kepada penumpang.
“KAI Daop 1 Jakarta kembali menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kepercayaan masyarakat yang tetap menggunakan transportasi kereta api,” kata Franoto.
Proses sterilisasi jalur akhirnya selesai pada sore hari, dan pihak KAI menyatakan seluruh rute keberangkatan maupun kedatangan kini sudah beroperasi seperti sedia kala.
“Saat ini operasional perjalanan kereta api di Stasiun Pasar Senen telah kembali normal dan seluruh perjalanan tetap diberangkatkan,” kata Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo di Jakarta, Jumat.
KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan bahwa pemulihan rel dilakukan secara bertahap demi menjaga aspek keselamatan.
“KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat gangguan operasional yang terjadi,” ujarnya.
Berikut adalah rincian data keterlambatan jadwal kereta api jarak jauh keberangkatan awal dari Stasiun Pasar Senen berdasarkan laporan resmi KAI Daop 1 Jakarta:
| Nama Kereta Api | Relasi Perjalanan | Jadwal Semula | Durasi Keterlambatan |
|---|---|---|---|
| KA 282 Bengawan | Pasar Senen – Purwosari | 09.20 WIB | 25 Menit |
| KA 272 Airlangga | Pasar Senen – Surabaya Pasarturi | 11.38 WIB / 09.15 WIB | 143 Menit |
| KA 204 Tegal Bahari | Pasar Senen – Tegal | 12.15 WIB / 10.20 WIB | 95 Menit |
| PLB 256B Jaka Tingkir | Pasar Senen – Solo Balapan | 12.20 WIB / 11.50 WIB | 30 Menit |
| KA 146 Blambangan Ekspres | Pasar Senen – Surabaya Pasarturi / Ketapang | 12.40 WIB | 30 Menit |
| KA 90 Gaya Baru Malam Selatan | Pasar Senen – Surabaya Gubeng | 12.57 WIB / 11.10 WIB | 107 Menit |
| KA 284 Serayu Pagi | Pasar Senen – Kiaracondong – Purwokerto / Kroya | 13.10 WIB / 09.30 WIB | 220 Menit |
| KA 270 Matarmaja | Pasar Senen – Malang | 11.25 WIB | Menunggu Keberangkatan |
| PLB 112B Sawunggalih | Pasar Senen – Kutoarjo | – | Menunggu Keberangkatan |
| PLB 176B Menoreh | Pasar Senen – Semarang Tawang Bank Jateng | – | Menunggu Keberangkatan |
| KA Bangunkarta | Pasar Senen – Jombang | – | Tertunda |
| KA Brantas | Pasar Senen – Blitar | – | Tertunda |
Selain kereta keberangkatan, terdapat empat kereta kedatangan menuju Jakarta yang tertahan di beberapa stasiun penyangga seperti Stasiun Jatinegara dan Kampung Bandan, yakni KA 253 Kertajaya (terlambat 48 menit), KA 165 Dharmawangsa (terlambat 59 menit), KA 301 Parcel Tengah (terlambat 207 menit), serta KA 299 Cikuray (terlambat 54 menit).