Maskapai Penerbangan AS Pertahankan Tarif Tiket Pesawat Tinggi

Share

Maskapai penerbangan di Amerika Serikat tetap mempertahankan tarif tiket pesawat yang tinggi meskipun harga bahan bakar jet atau avtur di negara tersebut belakangan ini telah mengalami penurunan.

Kondisi kontras ini terjadi akibat tingginya permintaan penerbangan selama musim liburan musim panas, di saat jumlah kursi yang tersedia justru lebih sedikit. Berdasarkan laporan dari Deutsche Bank Securities, hampir seluruh maskapai menaikkan tarif sebesar 15 hingga 20 persen dibandingkan tahun lalu, dengan frekuensi kenaikan mencapai delapan kali sejak musim semi Maret 2026 sebagaimana dilansir dari Detik Finance.

Kebijakan tarif ini diperkuat oleh pernyataan pihak manajemen maskapai yang memilih untuk tidak memotong harga tiket meski beban operasional operasional dari sektor bahan bakar sudah menyusut signifikan.

"Kami tidak punya pilihan," kata CEO Delta Ed Bastian dikutip dari CNN, Selasa (30/6/2027).

Bastian menjelaskan bahwa perusahaan penerbangannya saat ini belum memiliki rencana untuk menurunkan harga tiket. Menurutnya, besaran tarif yang berlaku sekarang berada pada level yang tepat.

Faktor lain yang memperparah keterbatasan kapasitas penerbangan adalah penutupan maskapai Spirit Airlines pada Mei lalu. Analis industri melihat kebijakan ini sebagai langkah pemulihan finansial setelah maskapai mengalami lonjakan pengeluaran besar, seperti Delta, American, dan United yang menghabiskan lebih dari US$ 1 miliar ekstra untuk avtur pada kuartal II-2026.

"Pikirkan tentang jumlah maskapai penerbangan yang belum kembali ke profitabilitas berkelanjutan sejak COVID. Anda tidak bisa terus merugi tahun demi tahun dan berharap menjadi perusahaan yang berkelanjutan," kata Mike Linenberg, Analis Maskapai Penerbangan di Deutsche Bank Securities.

Linenberg menambahkan bahwa penurunan harga tiket kemungkinan baru akan terjadi secara reguler pada musim gugur setelah masa sibuk liburan musim panas berakhir.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author