Diego Simeone Desak Manajemen Atletico Madrid Segera Jual Julian Alvarez
Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone mendesak manajemen klub untuk segera menjual penyerang Julian Alvarez setelah sang pemain secara terbuka menyatakan keinginannya untuk hengkang demi bergabung dengan Barcelona seusai laga Piala Dunia pada Juni 2026. Langkah tegas Simeone tersebut diambil karena ia menilai situasi internal tim sudah tidak bisa dipulihkan kembali akibat pernyataan sang striker Argentina yang memicu kemarahan jajaran direksi serta staf kepelatihan klub berjuluk Los Colchoneros. Sikap keras juga ditunjukkan oleh manajemen Atletico Madrid yang langsung mematok harga pelepasan Julian Alvarez sesuai klausul kontraknya senilai 490 juta euro bagi Barcelona jika klub Catalan tersebut benar-benar ingin memboyong sang pemain.
"He hablado con quien tenía que hablar en el Atlético y creo que lo mejor para todos es un traspaso; quiero cumplir mi sueño", ujar Julian Alvarez, Penyerang Atletico Madrid.
Pernyataan terbuka penyerang asal Calchín tersebut disampaikan selepas membawa tim nasional Argentina menang dua gol tanpa balas atas Austria dalam turnamen Piala Dunia, dan ungkapan itu langsung memutus hubungan baiknya dengan pihak Atletico Madrid. Di sisi lain, Barcelona mulai menghadapi jalan buntu untuk menebus nominal fantastis tersebut sehingga Direktur Olahraga Deco mulai menyiapkan rencana alternatif guna mencari suksesor Robert Lewandowski yang akan segera meninggalkan klub.
Bahan pertimbangan utama Barcelona kini mengarah kepada kapten tim nasional Inggris Harry Kane yang akan menginjak usia 33 tahun pada Juli nanti untuk mengulang kesuksesan formula transfer instan seperti saat mendatangkan Lewandowski dari Bayern Munchen. Selain nama Kane, penyerang Juventus Dusan Vlahovic juga masuk dalam radar setelah dirinya menolak perpanjangan kontrak di Italia, meskipun tuntutan gaji bersih sang pemain sebesar delapan juta euro dinilai masih terlalu tinggi bagi struktur finansial Barcelona.