Gempa Venezuela Tewaskan Istri dan Dua Anak Pesepak Bola Lucas Trejo
Duka mendalam menyelimuti pesepak bola asal Argentina, Lucas Trejo. Istri dan dua anaknya dilaporkan menjadi korban meninggal dunia dalam gempa besar yang mengguncang Venezuela, seperti dilansir dari Bola. Keluarga Trejo ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah sempat dinyatakan hilang di tengah proses pencarian pascabencana.
Bencana alam ini menyisakan duka mendalam bagi dunia sepak bola setempat. New York Post dan CBS News mengabarkan, gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6/2026). Bencana itu dilaporkan menewaskan sedikitnya 1.430 orang dan membuat puluhan ribu warga masih belum ditemukan.
Istri Trejo, Yanina Maranella, serta dua anaknya, Aaron dan Ainhoa, termasuk dalam daftar korban meninggal dunia. Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh rekan keluarga, Edson Tortolero, melalui sebuah unggahan di media sosial Instagram.
"Kami memberi tahu seluruh masyarakat Venezuela dan Argentina bahwa jenazah anggota keluarga Lucas Trejo telah ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. Kami berterima kasih atas semua dukungan dan meminta rasa hormat yang tulus untuk keluarganya pada saat ini," tulisnya. "Kami berdoa untuk kehidupan kekal bagi mereka. Semoga mereka mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan," jelasnya.
Klub tempat Trejo bernaung, Club Sport Maritimo de La Guaira, turut menyampaikan pernyataan resmi terkait tragedi ini. Pihak klub asal Venezuela tersebut mengungkapkan bahwa proses pencarian terhadap istri dan anak-anak Trejo berlangsung selama 74 jam. "Club Sport Marítimo de La Guaira sangat berduka atas kehilangan yang dialami keluarga Lucas Trejo. Kami meminta rasa hormat untuk keluarga dan rekan-rekannya," tuturnya.
"Setelah pencarian selama 74 jam, mereka ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Semoga jiwa mereka mendapat kedamaian dan Lucas beserta orang-orang terdekatnya diberi kekuatan," imbuhnya. Saat gempa bumi terjadi, Trejo diketahui sedang berada di Caracas bersama timnya.
Mendengar kabar buruk tersebut, pemain berusia 38 tahun ini segera bertolak menuju La Guaira, salah satu wilayah dengan dampak kerusakan terparah. Kakak ipar Trejo, Ricardo Ardiles, menceritakan bahwa situasi di lokasi kejadian sangat memilukan. Bangunan yang menjadi tempat tinggal keluarga Trejo runtuh total akibat guncangan tektonik tersebut.
"Ia tidak menemukan apa pun dari bangunan itu. Semua yang sebelumnya berdiri di sana sudah tidak tersisa," jelasnya.
Berdasarkan laporan dari Argentina, ayah dan saudara laki-laki Trejo juga langsung terbang ke Venezuela. Mereka datang untuk membantu proses pencarian Yanina, Aaron, dan Ainhoa di area reruntuhan bangunan. Trejo baru bergabung dengan Club Sport Marítimo de La Guaira pada awal tahun ini.
Meski berasal dari Argentina, sebagian besar karier profesional sepak bolanya dihabiskan di kompetisi Venezuela. Sebelum bencana mematikan ini terjadi, Trejo sempat membagikan momen kebersamaan dengan keluarganya melalui Instagram Story. Pemain bertahan ini juga sempat mengunggah ucapan selamat ulang tahun untuk istrinya, Yanina, pada April 2026.
Dampak Gempa pada Anggota Klub Lainnya
Kesedihan Club Sport Marítimo de La Guaira tidak berhenti pada kehilangan yang menimpa keluarga Trejo. Manajemen klub juga mengumumkan kabar duka mengenai meninggalnya salah satu pemain muda mereka.
Pemain tim junior bernama Victor Palacios yang masih berusia 14 tahun terkonfirmasi menjadi korban jiwa. Selain itu, seorang staf internal klub bernama Adriana Aranguren juga dilaporkan meninggal dunia akibat bencana ini. Hingga akhir pekan, operasi penyelamatan dan pencarian korban masih terus berjalan di sejumlah wilayah terdampak di Venezuela. Puluhan ribu orang dilaporkan masih hilang di bawah puing-puing bangunan.
Petugas penyelamat dari berbagai instansi dikerahkan untuk menyisir sisa-sisa reruntuhan demi mencari korban selamat. Di beberapa titik, warga setempat juga bergotong-royong menggali puing secara manual untuk mencari anggota keluarga mereka yang hilang.