Endrick Hadapi Persaingan Ketat di Real Madrid Besutan Mourinho
Penyerang muda tim nasional Brasil, Endrick, menghadapi tantangan berat untuk menembus skuad utama Real Madrid di bawah asuhan pelatih baru José Mourinho setelah hanya mendapat kesempatan bermain selama 34 menit pada babak penyisihan grup Piala Dunia hingga Senin (29/6). Pelatih tim Samba, Carlo Ancelotti, lebih memilih menurunkan pemain lain seperti Ryan sebagai pilihan utama setelah Raphinha mengalami cedera, sehingga Endrick hanya tampil pada menit-menit akhir dalam laga melawan Haiti dan Skotlandia. Dilansir dari laporan AS, José Mourinho menghendaki kehadiran penyerang murni sebagai pengganti Kylian Mbappé yang membuat Endrick berpotensi harus berbagi waktu bermain dengan penyerang muda lainnya, Gonzalo García.
Situasi persaingan ini bukan hal baru bagi pemain kelahiran Brasília tersebut karena pada musim pertamanya di Real Madrid, ia mencetak tujuh gol dan satu assist meski bermain kurang dari 1.000 menit.
Karier pemain berusia 19 tahun itu sempat terhambat cedera pada musim kedua hingga Xabi Alonso lebih memilih Gonzalo García, yang membuat klub meminjamkannya ke Lyon pada bursa transfer musim dingin. Performa impresif di Lyon dengan catatan delapan gol dan delapan assist berhasil membawa Endrick kembali ke skuad Real Madrid sekaligus mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026.
Manajemen Real Madrid tetap memandang mantan pemain Palmeiras ini sebagai proyek jangka panjang yang penting dan dipastikan akan masuk ke dalam skuad utama untuk musim depan. Kesempatan bermain Endrick diperkirakan akan bergeser ke sektor sayap kanan demi mendapatkan menit bermain, memanfaatkan momentum cedera Rodrygo yang masih berlanjut serta rencana peminjaman Mastantono.