Muhammad Kiandra Ramadhipa Memulai Debut di Moto3 Junior 2026
Pembalap muda Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa bersiap menjalani debut dalam ajang FIM Moto3 Junior World Championship 2026 setelah menanjak dari level European Talent Cup musim lalu.
Ajang internasional ini merupakan kejuaraan dunia tingkat pemula dengan spesifikasi motor kategori ringan Grand Prix yang melahirkan pembalap besar seperti Marc Marquez hingga Veda Ega Pratama.
Berbeda dengan Red Bull Rookies Cup yang menyeragamkan semua properti balap, kompetisi di Moto3 Junior menyajikan persaingan yang jauh lebih beragam antar-peserta.
Ramadhipa akan mengendarai motor Honda NSF250RW untuk memperkuat Honda Asia-Dream Racing Junior Team dan menjadi rekan satu tim bagi pembalap Kiattisak Singhapong.
Pembalap berusia 16 tahun tersebut memiliki modal menjanjikan lewat kemenangan di ajang Asia Talent Cup, European Talent Cup, serta Red Bull Rookies Cup.
Pada kompetisi European Talent Cup sebelumnya yang digelar satu acara dengan Moto3 Junior, ia sukses mengemas dua kemenangan dan bersaing berebut gelar hingga seri penutup.
"I akan mencoba meraih hasil lebih baik dibandingkan tahun lalu," kata Ramadhipa dilansir BolaSport.com dari GridOto.
"Saya juga ingin terus berkembang, bukan hanya sebagai pembalap tetapi juga sebagai pribadi."
"Saya tidak ingin membandingkan diri saya dengan pembalap lain, tetapi dengan diri saya di musim-musim sebelumnya."
"Tahun ini lawan terbesar saya adalah diri saya sendiri. Saya tentu punya target pribadi seperti pembalap lainnya."
Target tersebut didasari oleh rekam jejak positif para pembalap Indonesia terdahulu yang menorehkan prestasi gemilang pada ajang yang dahulu bernama CEV Moto3 atau JuniorGP ini.
Sejarah mencatat Fadillah Arbi Aditama mampu memenangi balapan kedua seri Catalunya pada JuniorGP 2023, sementara Mario Aji juga hampir meraihnya dari posisi terdepan pada dua tahun sebelumnya.
Standar baru di klasemen akhir kemudian dicetak oleh Veda Ega Pratama yang berhasil menempati peringkat ke-10 secara keseluruhan pada musim kompetisi tahun lalu.
Veda tampil konsisten bersaing di barisan depan dengan hasil finis terbaik di posisi keempat meski tidak sempat merasakan podium sepanjang musim.
"Saya ingin bisa berada sedekat mungkin dengan podium dan tampil lebih baik dibandingkan musim lalu di European Talent Cup," ujar Ramadhipa.
Langkah pembalap muda ini mendapatkan dukungan penuh dari pihak pabrikan yang mengawal perkembangannya sejak awal karier balap profesional.
"Kami berharap Ramadhipa dapat terus berkembang, menikmati prosesnya, dan memberikan performa terbaik sepanjang musim ini serta menjadi inspirasi bagi anak muda Indonesia yang ingin berprestasi di ajang balap internasional," tutur Andy Wijaya, General Manager Marketing Planning & Analysis AHM.