Indonesia Terpilih Jadi Anggota Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO

Share

Indonesia resmi terpilih sebagai anggota Komite Antarpemerintah untuk Warisan Budaya Takbenda UNESCO periode 2026-2030, seperti diberitakan oleh Detik Travel.

Komite Warisan Budaya Takbenda merupakan badan eksklusif yang beranggotakan 24 negara dari total 185 negara pihak Konvensi 2003 UNESCO.

Badan ini mengemban tugas strategis, antara lain mengevaluasi dan menetapkan pendaftaran warisan budaya tak benda ke dalam Daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO serta merumuskan panduan kebijakan pelestarian budaya global.

UNESCO sendiri merupakan badan di bawah naungan PBB yang mengurusi bidang pendidikan dan kebudayaan. Sejarah lembaga ini diawali dengan dibentuknya International Committee on Intellectual Cooperation (ICIC) yang didirikan di Jenewa di bawah Liga Bangsa-Bangsa pada tahun 1922.

ICIC terdiri dari para cendekiawan terkenal, seperti Albert Einstein (fisikawan teoretis kelahiran Jerman), Marie Curie (fisikawan dan kimiawan Polandia-Prancis), dan lain sebagainya.

Inazo Nitobe, cendekiawan Jepang dan salah satu Wakil Sekretaris Jenderal Liga pada waktu itu, menjadi direktur pendiri ICIC.

Pada tahun 1926, International Institute of Intellectual Cooperation (IIIC) didirikan di Paris dengan bantuan keuangan dari pemerintah Prancis untuk melaksanakan rencana dan kebijakan yang dibuat oleh ICIC.

IIIC merupakan lembaga aktif dengan kegiatan di berbagai bidang seperti universitas, perpustakaan, kekayaan intelektual, seni, informasi, dan media. Namun, kegiatan-kegiatan ini dihentikan karena pecahnya Perang Dunia II.

Transformasi Pasca-Perang Dunia II

Tak lama setelah Perang Dunia II, pada November 1945, Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk pembentukan organisasi pendidikan dan kebudayaan diselenggarakan di London dengan perwakilan dari 44 negara.

Diprakarsai oleh Prancis dan Inggris Raya, para delegasi memutuskan untuk menciptakan sebuah organisasi yang akan mewujudkan budaya perdamaian yang sejati.

Pada akhir konferensi, Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) didirikan.

Konstitusi UNESCO, yang ditandatangani pada 16 November 1945, mulai berlaku pada 4 November 1946.

Kantor pusat Sekretariat UNESCO berada di 7 place Fontenoy, 75007 Paris, Prancis. Sedangkan kantor wilayah UNESCO untuk Indonesia terletak di Jalan Galuh II No. 5, Kebayoran Baru, Jakarta.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author