Kompetisi Kebugaran Hyrox Viral di Media Sosial Akibat Cerita Gangguan Pencernaan Peserta

Share

Kompetisi kebugaran Hyrox mendadak ramai dibicarakan di media sosial setelah sejumlah warganet membagikan momen finis hingga cerita gangguan pencernaan saat latihan yang viral. Seperti dilansir dari Detik iNET, banyak pengguna platform X dan TikTok penasaran dengan format kompetisi olahraga ini.

Hyrox merupakan perlombaan yang memadukan olahraga lari dengan latihan fungsional. Berdasarkan informasi resmi, setiap peserta diwajibkan untuk menyelesaikan delapan putaran lari sejauh 1 kilometer yang diselingi dengan delapan jenis tantangan kebugaran berbeda.

Setiap stasiun tantangan dirancang khusus untuk menguji daya tahan kardio serta kekuatan fisik peserta. Beberapa jenis latihan yang harus dihadapi dalam kompetisi ini meliputi SkiErg, Sled Push, Sled Pull, Burpee Broad Jump, Rowing, Farmer's Carry, Sandbag Lunges, dan Wall Balls.

Format perlombaan ini dibuat seragam di seluruh dunia agar catatan waktu para peserta dapat dibandingkan secara langsung antarnegara. Popularitas olahraga ini awalnya berkembang di Eropa dan Amerika sejak 2017, sebelum akhirnya meledak di Indonesia dalam dua tahun terakhir.

Penyelenggaraan event di Jakarta pada Juni 2026 menjadi salah satu pemicu utama melonjaknya minat masyarakat, mulai dari atlet hingga pekerja kantoran. Tren ini juga mendorong banyak pusat kebugaran untuk menyediakan kelas simulasi latihan khusus.

Di balik antusiasme tersebut, perbincangan mengenai gangguan pencernaan atau fenomena 'cepirit' saat menjalani latihan fisik berintensitas tinggi ini menjadi sorotan hangat netizen setelah diunggah oleh salah satu akun media sosial.

Masyarakat memberikan respons beragam terhadap tingkat kesulitan kompetisi ini melalui beberapa komentar langsung di platform digital.

"Hyrox itu capek banget. Baru selesai lari, langsung disuruh dorong beban atau narik beban. Yaa jadi ga heran sih, ada beberapa orang yang ngga kuat tapi tetep maksa," kata @Jekiiiq_.

"Yg pernah ngerasain rangkaian hyrox, beneran pen mati ga boong wkwkwk cocok bgt dah buat yg pengen cepet nurunin bb dan punya tenaga serta fisik kuaddd," ujar @jeyyjuan.

Aktivitas fisik yang berat secara medis memang dapat memengaruhi kinerja sistem pencernaan, terutama jika kondisi hidrasi dan asupan nutrisi sebelum bertanding kurang diperhatikan.

"Fenomena 'cepirit' saat sedang olahraga intens itu ada namanya yaitu exercise-associated gastrointestinal symptoms. Kejadian ini gak dialamin oleh semua orang, tapi angka kejadiannya meningkat pada olahraga dengan intensitas tinggi," jelas dokter Adam Prabata di akun X miliknya @AdamPrabata.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author