Toprak Razgatlioglu Uji Motor MotoGP Yamaha 850 cc di Brno
Pebalap Prima Pramac Yamaha, Toprak Razgatlioglu, melaksanakan uji coba motor prototipe MotoGP bermesin 850 cc di Sirkuit Brno pekan lalu. Berdasarkan laporan yang dilansir dari Detik Oto, pebalap asal Turki tersebut menjadi satu-satunya rider Yamaha yang bertahan untuk musim depan.
Dalam pengujian tersebut, Toprak Razgatlioglu mencatatkan waktu lap terbaik 1 menit 54,2 detik. Catatan waktu tersebut dilaporkan lebih cepat dibandingkan dengan raihan Pedro Acosta dari KTM, Marc Marquez dari Ducati, serta duo Honda, Joan Mir dan Luca Marini.
"Saya senang setelah tes ini," ungkap Toprak.
Hasil positif didapatkan dari pengujian mesin baru serta ban Pirelli yang juga digunakan dalam ajang WorldSuperbike (WSBK). Penggunaan komponen ban yang sama membuat sensasi berkendara motor MotoGP 850 cc ini terasa mirip dengan motor WSBK.
"Kami memang belum sepenuhnya siap 100% dengan motor baru ini, tetapi kami sudah menguji (mesin) 850 (cc) dan ban baru, Pirelli. Dan hasilnya sudah sangat positif," tambah Toprak.
Toprak Razgatlioglu merasakan kenyamanan yang baik selama sesi uji coba, terutama pada bagian ban depan. Performa ban dirasakan terus membaik pada setiap sesi meskipun Sirkuit Brno bukan merupakan tipikal trek yang membutuhkan pengereman keras.
"Saat saya mengendarai motor, setiap sesi saya merasa jauh lebih baik, terutama pada ban depan. Brno sebenarnya bukan trek yang membutuhkan pengereman keras, tapi saya sudah merasa sangat nyaman," ungkap Toprak.
Kendati demikian, evaluasi tetap dilakukan pada bagian ban belakang demi mengoptimalkan cengkeraman motor secara keseluruhan.
"Kita perlu memperbaiki sesuatu pada ban belakang, tetapi secara keseluruhan cengkeramannya luar biasa. Terutama ban depan, saya merasakan hal yang sama, seperti di Superbike. Sensasinya," tambah Toprak.
Penurunan kapasitas mesin dari 1.000 cc ke 850 cc memengaruhi tenaga yang dihasilkan oleh motor prototipe ini. Toprak Razgatlioglu mengaku merasakan penurunan kecepatan yang signifikan saat motor keluar dari tikungan.
"Tenaganya lebih rendah karena dari 1.000 cc ke 850 cc. Saya merasa sangat lambat. Setelah keluar dari tikungan, saat Anda memasukkan gigi ketiga atau keempat," ungkap Toprak.
Hasil tes yang positif ini menjadi modal penting untuk mendongkrak motivasi sang pebalap setelah melewati musim debut MotoGP yang dinilai sulit bersama Yamaha V4 dan ban Michelin.
"Kenapa tidak? Saya jadi termotivasi ketika melihat hasil tes positif," ujar Toprak.
Perbedaan regulasi mesin dan ban saat ini menjadi tantangan tersendiri yang harus dihadapi oleh Toprak Razgatlioglu pada akhir pekan balapan selanjutnya.
"Tapi ban Michelin dan motor (1.000 cc) ini benar-benar berbeda. Kita lihat saja nanti. Saya selalu berusaha sebaik mungkin di setiap akhir pekan balapan. Saya harap saya akan terus belajar dan berkembang pesat," kata Toprak.