PS Store Batasi Pre-order GTA VI di Delapan Negara
Layanan PS Store membatasi wilayah pemesanan awal (pre-order) game Grand Theft Auto (GTA) VI secara global setelah pihak pengembang Rockstar dan penerbit Take-Two resmi membuka sesi pemesanan pada Rabu (24/6/2026). Dilansir dari Gamebrott, pembatasan digital ini membuat pemain di delapan wilayah tertentu tidak dapat mengakses pemesanan GTA VI melalui PS Store. Sementara itu, Indonesia termasuk dalam 62 wilayah yang mendapatkan akses resmi pemesanan game tersebut.
Wilayah-wilayah yang mengalami pembatasan pemesanan memiliki regulasi hukum dan kebijakan domestik yang berbeda-beda. Blokir di Kuwait dan Oman terjadi akibat aturan ketat terhadap konten yang dianggap melanggar hukum serta budaya setempat.
Kebijakan di Bahrain, Qatar, dan Lebanon melarang ekosistem game online dengan elemen transaksi mikro yang tidak sesuai regulasi lokal. Pembatasan ini berdampak pada bundel GTA VI yang memuat bonus langganan GTA+ untuk menghindari kendala hukum.
Distribusi produk video game di China mewajibkan pendaftaran resmi pada organisasi regulasi setempat yang memperketat unsur kekerasan dan konten seksual. Di Taiwan, aturan hukum membatasi ketat layanan produk digital yang menggunakan sistem langganan. Faktor politik dan sanksi internasional menjadi alasan penghentian total aktivitas penjualan Rockstar, Take-Two, dan Sony di Federasi Rusia. Langkah tersebut merupakan kepatuhan terhadap sanksi internasional atas konflik Rusia dengan Ukraina.
| No | Nama Wilayah |
|---|---|
| 1 | Bahrain |
| 2 | China |
| 3 | Kuwait |
| 4 | Lebanon |
| 5 | Oman |
| 6 | Qatar |
| 7 | Federasi Rusia |
| 8 | Taiwan |