Aljazair Lolos ke Babak 32 Besar Usai Imbangi Austria 3-3

Share

Tim nasional Aljazair berhasil mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah bermain imbang 3-3 melawan Austria dalam laga krusial yang berlangsung pada dini hari Minggu (28/6).

Hasil seri ini memastikan Aljazair melangkah ke fase gugur untuk menantang Swiss, sekaligus menjadi pencapaian kedua mereka lolos dari babak pertama piala dunia setelah edisi 2014. Pertandingan berjalan sengit sejak babak pertama ketika penyerang Austria, Marko Arnautović, mencetak gol pembuka pada menit ke-28.

Aljazair kemudian menyamakan kedudukan di masa tambahan waktu babak pertama lewat aksi individu Rafik Belghali yang mengecoh lini belakang lawan sebelum menaklukkan kiper Alexander Schlager. Memasuki menit ke-55, Marcel Sabitzer kembali membawa Austria unggul memanfaatkan kelengahan pertahanan Aljazair.

Gelandang Houssem Aouar kemudian mengirim umpan silang pada menit ke-60 yang diselesaikan dengan mudah oleh Riyad Mahrez ke gawang kosong. Mahrez sempat membawa Aljazair berbalik unggul di masa tambahan waktu babak kedua, sebelum Sasa Kalajic membalas lewat sundulan di detik-detik terakhir pertandingan.

Dilansir dari laporan footmercato.net, pelatih Aljazair Vladimir Petkovic melakukan perombakan formasi menjadi 4-2-3-1 dan memasukkan nama baru termasuk kiper Oussama Benbot yang menggantikan Luca Zidane.

Langkah strategis tersebut diambil demi memenuhi target tinggi Aljazair di turnamen ini.

"Toutes les équipes ayant atteint les seizièmes de finale ont trouvé le moyen de se qualifier. Certaines abordent cette étape avec l’envie de poursuivre l’aventure, tandis que d’autres se contentent peut-être simplement d’être arrivées jusque-là. De notre côté, toutefois, nous avons la ferme intention d’aller plus loin.

Certes, il existe des équipes plus fortes, mais rien n’est jamais acquis : le statut de favori ne garantit pas automatiquement la victoire face à un adversaire jugé plus faible. Si les favoris doivent composer avec des attentes élevées et une pression accrue, d’autres équipes peuvent jouer plus librement et, peut-être, exprimer plus efficacement leur style de jeu" kata Vladimir Petkovic, Pelatih Timnas Aljazair.

Keputusan memainkan susunan baru seperti Jaouen Hadjam, Aissa Mandi, Ramy Bensebaini, Nabil Bentaleb, Fares Chaibi, Ibrahim Maza, dan Amine Gouiri akhirnya membuahkan hasil. Berdasarkan data dari goal.com, raihan satu poin ini sudah cukup membawa Aljazair mendampingi Argentina dari Grup J.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author