Aljazair Hadapi Austria pada Laga Penentu Grup J Piala Dunia 2026
Tim nasional Aljazair bertanding melawan Austria dalam laga terakhir fase grup Grup J Piala Dunia 2026 di Stadion Kansas City pada Minggu, 28 Juni 2026 pukul 21.00 waktu setempat.
Pertemuan kedua tim mengulang sejarah 44 tahun lalu di Piala Dunia 1982 yang memicu lahirnya aturan pertandingan pemungkas grup secara serentak demi menghindari keuntungan informasi.
Pertandingan penentu ini digelar bersamaan dengan laga lain di Grup J yang mempertemukan Yordania dan Argentina, di mana hasil imbang berpotensi meloloskan Aljazair dan Austria ke babak gugur.
Sejarah mencatat bahwa pada tahun 1982, Jerman Barat dan Austria diduga sengaja mempertahankan skor 1-0 untuk menyingkirkan Aljazair setelah mengetahui hasil pertandingan Aljazair sebelumnya.
Momen kontroversial yang dikenal sebagai "Tragedi Gijon" tersebut digambarkan secara detail oleh jurnalis Maher Mezahi mengenai jalannya pertandingan yang dinilai tidak sportif.
"The pretense of honest competition dissolved almost entirely. At one point, Uli Stielike stopped the ball and surveyed the pitch five times before settling on a five-yard pass. Paul Breitner spent 20 unhurried seconds walking laterally with the ball in his own half. The Austria midfielder Reinhold Hintermaier feigned ambition and his theatrical effort sailed 20 yards over, deceiving no one." tulis Maher Mezahi.
Meskipun protes resmi Aljazair kala itu ditolak oleh FIFA, regulasi pertandingan penutup grup secara simultan akhirnya resmi diterapkan hingga saat ini.