Rano Karno Puji Kedisiplinan Warga Jakarta di HUT DKI
Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno mengapresiasi peningkatan kedisiplinan warga yang memadati acara puncak HUT DKI Jakarta di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, pada Minggu (28/6/2026).
Apresiasi tersebut disampaikan saat Rano mendampingi Gubernur Jakarta Pramono Anung dalam acara Jakarta Penuh Warna (JPW) Edisi Kedua, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Ia mengaku terharu sekaligus terkejut melihat ketertiban masyarakat yang hadir memeriahkan perayaan tersebut.
"Alhamdulillah yang sangat berhasil adalah masyarakat Jakarta sudah bisa merapikan diri. Saya surprise, jujur, agak menangis," kata Rano Karno, Wakil Gubernur Jakarta.
Rano menambahkan bahwa kemeriahan juga terlihat pada malam puncak HUT DKI Jakarta sebelumnya di lokasi yang sama. Menurut pengamatannya, warga menunjukkan sikap disiplin yang tinggi, salah satunya saat mengantre menggunakan moda transportasi publik.
"Kemarin mungkin jumlah kunjungan lebih dari 30.000. Yang saya sangat lihat dari mulai mereka berbaris di MRT saja sudah meningkatkan kedisiplinan," sambung Rano Karno, Wakil Gubernur Jakarta.
Peningkatan kesadaran dan kepedulian antarsesama dinilai menjadi kunci utama dalam mengatur massa yang berjumlah besar. Meski demikian, pemerintah daerah tetap menekankan pentingnya sosialisasi berkelanjutan mengenai pengelolaan lingkungan, khususnya terkait pemilahan sampah dari tingkat rumah tangga.
"Nah, itulah kebahagiaan. Makanya Pak Gub juga bilang, 'Waduh, Bang, ini mudah-mudahan kita berhasil.' Yang paling berat ya itu, yaitu kita melakukan kesadaran atau sosialisasi tentang memilah sampah dari dari pusat atau dari rumah," ucap Rano Karno, Wakil Gubernur Jakarta.
Langkah pengelolaan ini mendesak untuk dilakukan mengingat adanya pembatasan operasional di tempat pembuangan akhir dalam waktu dekat. Pemerintah menargetkan bahwa sistem pembuangan terbuka harus segera dihentikan.
"Tapi ini harus kita lakukan. Karena Agustus ini, Desember, eh bulan Agustus ini yang namanya Bantargebang ini sudah tidak boleh lagi open dumping. Semua yang kita kirim, semua udah, udah residunya aja," ucap Rano Karno, Wakil Gubernur Jakarta.