Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia Setelah Muslera Minta Diganti
Tim nasional Uruguay dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah menelan kekalahan 1-0 dari Spanyol akibat gol tunggal Alex Baena yang berawal dari kesalahan fatal penjaga gawang veteran Fernando Muslera.
Pelatih kepala Uruguay Marcelo Bielsa menegaskan bahwa keputusan untuk menarik keluar Muslera pada babak pertama merupakan murni permintaan dari sang pemain sendiri, bukan keputusan dari tim staf pelatih.
"Saya tidak yang memutuskan [untuk mengganti kiper], itu adalah keputusan yang diambil Muslera sendiri," aku Bielsa.
Kiper berusia 40 tahun tersebut mengalami momen sulit di paruh pertama laga dan gagal mengantisipasi tendangan Alex Baena yang menjadi penentu kemenangan Spanyol, sebelum akhirnya digantikan di tengah pertandingan.
"Saya bukan tipe orang yang suka bersembunyi, melainkan menghadapi konsekuensinya," kata Muslera seperti dikutip Mundo Deportivo.
Muslera kemudian menyatakan bahwa dirinya bertanggung jawab penuh atas performa buruk tersebut dan langsung menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh rekan setim serta masyarakat Uruguay di ruang ganti.
"Ini adalah cara paling langsung untuk berbicara kepada rakyat Uruguay. Saya tidak pernah membayangkan akan menderita sedemikian rupa dalam olahraga ini. Terutama dengan semua kerja keras yang saya lakukan, serta cara saya mempersiapkan diri," tambah Muslera.
Melalui pernyataan lanjutannya, ia menyadari dinamika berat yang harus dihadapi oleh seorang penjaga gawang dalam sebuah turnamen besar.
"Saya mengatakan kepada para pemain di ruang ganti setelah pertandingan usai, saat mereka sudah sedikit lebih tenang, 'Hari ini giliran saya… Saya tidak menjalani Piala Dunia yang baik'. Saya meminta maaf kepada mereka dan kepada seluruh rakyat Uruguay, meskipun sekarang sudah terlambat," tutur Muslera.
Kekalahan ini sekaligus menjadi akhir yang emosional bagi karier internasional Muslera di panggung dunia bersama skuad La Celeste.
"Sekarang saatnya untuk bersama teman-teman terdekat dan keluarga saya, mengumpulkan kekuatan, dan melangkah maju, karena itulah inti dari olahraga ini, dan posisi ini (penjaga gawang) pun demikian," jelas Muslera.
Penjaga gawang senior tersebut menambahkan bahwa dirinya menerima konsekuensi yang ada dan siap menghadapi masa depan.
"Terkadang posisi ini memberi banyak hal, tetapi di lain waktu justru mengambilnya kembali. Saya menerima apa yang harus saya hadapi, dan tidak ada pilihan lain selain terus melangkah," pungkas Muslera.
Kegagalan lolos ini memicu proses pembenahan total di tubuh timnas Uruguay serta menyisakan tanda tanya besar mengenai masa depan kepemimpinan Marcelo Bielsa sebagai pelatih kepala.