Tim Redaksi CNNIndonesia Beri Prediksi Laga Kroasia Kontra Ghana

Share

Tim redaksi CNNIndonesia.com merilis prediksi pertandingan krusial antara tim nasional Kroasia melawan Ghana dalam laga fase grup Piala Dunia 2026 di Stadion Philadelphia, Amerika Serikat, pada Minggu pagi WIB.

Pertandingan ini menjadi penentu bagi Kroasia yang wajib meraih poin demi mengamankan tiket ke babak 32 besar, sementara Ghana sudah dipastikan lolos ke fase gugur.

Pengamat sepak bola Abdul Susila menilai Kroasia telah menemukan performa terbaiknya untuk meredam ketahanan fisik stabil yang dimiliki skuad Black Stars sepanjang laga.

"Sukses menahan Inggris bukan berarti Ghana kuat. Kalau bisa menahan Kroasia, baru Ghana benar-benar kuat. Itu persepsi komunal yang muncul. Kroasia sudah menemukan permainan terbaiknya." ujar Abdul Susila, Redaktur CNNIndonesia.com.

Ia memperkirakan perwakilan Eropa tersebut mampu mengamankan kemenangan tipis atas Ghana.

"Saya memprediksi The Vatreni akan meraih kemenangan atas Ghana, tetapi dengan skor yang relatif tipis, antara 1-0 atau 2-1." kata Abdul Susila, Redaktur CNNIndonesia.com.

Di sisi lain, Askar Fatih memprediksi organisasi pertahanan solid Ghana akan mampu menahan gempuran bintang-bintang Kroasia seperti Luka Modric dan Mateo Kovacic.

"Kroasia jelas terlihat lebih unggul ketimbang Ghana. Ada sederet nama bintang yang masih memperkuat The Vatreni. Luca Modric dan Mateo Kovacic jadi contohnya." kata Askar Fatih, Redaktur CNNIndonesia.com.

Menurutnya, laga akan berjalan ketat mengingat Ghana sebelumnya terbukti mampu menahan imbang tim besar seperti Inggris.

"Kendati begitu, Ghana punya bukti nyata pernah menahan imbang tim besar. Inggris jadi korban Ghana sebelumnya kala harus rela berbagi angka dengan Antoine Semenyo dan kolega." ujar Askar Fatih, Redaktur CNNIndonesia.com.

Ia memproyeksikan pertandingan sengit ini akan berakhir dengan skor imbang satu sama.

"Prediksi saya, jalannya pertandingan berlangsung ketat. Ghana solid dalam bertahan dan bisa mengakhiri pertandingan dengan skor imbang 1-1." ucap Askar Fatih, Redaktur CNNIndonesia.com.

Sementara itu, Windi Wicaksono menyoroti kedisiplinan barisan belakang Ghana yang belum kebobolan saat melawan Panama dan Inggris, yang diprediksi akan menyulitkan lini serang Kroasia.

"Ghana belum kebobolan dari dua laga fase grup melawan Panama dan Inggris. Kroasia sepertinya juga akan kesulitan untuk membobol tembok baja Ghana dalam laga ini." kata Windi Wicaksono, Redaktur CNNIndonesia.com.

Motivasi Ghana juga didorong oleh kesuksesan tim Afrika lain seperti Pantai Gading, Cape Verde, dan Afrika Selatan yang sudah melangkah ke babak 32 besar.

"Lini serang Kroasia belum bersinar, dan permainan Ghana juga disiplin, terutama di barisan belakang.Meskipun sejarah di Piala Dunia berpihak pada Kroasia, Ghana sedang dalam kepercayaan diri tinggi." ujar Windi Wicaksono, Redaktur CNNIndonesia.com.

Windi memprediksi Ghana akan memenangkan pertandingan dengan skor satu kosong.

"Hal itu karena pencapaian apik tim-tim Benua Afrika di Piala Dunia 2026 seperti Pantai Gading, Cape Verde, dan Afrika Selatan yang lolos 32 besar, yang siap menular ke Ghana, meski mereka sendiri juga sudah mengantongi tiket fase knockout. Saya prediksi Ghana menang 1-0 atas Kroasia." kata Windi Wicaksono, Redaktur CNNIndonesia.com.

Jun Mahares memprediksi kapten Luka Modric dan kawan-kawan akan bermain lebih agresif demi mengamankan poin penuh, walau Ghana memiliki kecepatan yang berbahaya.

"Kroasia butuh kemenangan demi tiket lolos ke babak 32 besar. Sementara Ghana sudah dipastikan lolos sekalipun harus lewat jalur peringkat ketiga terbaik." kata Jun Mahares, Redaktur CNNIndonesia.com.

Ia meyakini kedewasaan bermain Kroasia akan membuahkan kemenangan tipis dalam pertandingan tersebut.

"Oleh karena itu, Luka Modric dkk bakal tampil lebih ngotot demi memenangkan laga. Sementara Ghana hanya butuh imbang untuk mengamankan posisi mereka." ujar Jun Mahares, Redaktur CNNIndonesia.com.

Jun menjatuhkan pilihan pada keunggulan skuad Vatreni di akhir pertandingan.

"Ghana memang bukan lawan mudah, mereka punya kecepatan dan organisasi permainan cukup solid. Namun, Luka Modric dkk saya prediksi bisa memenangkan laga dengan skor tipis 1-0." ucap Jun Mahares, Redaktur CNNIndonesia.com.

Analisis berbeda disampaikan Nova Arifianto yang memperkirakan kedua tim tidak akan mengambil risiko besar dan bermain lebih berhati-hati.

"Pertahanan adalah panglima, itu tampaknya jadi pendekatan Ghana di Piala Dunia 2026. Kurang menarik dilihat, tapi sejauh ini sudah bisa menggaransi satu tiket fase gugur. Main bertahan bisa jadi pilihan skuad Black Star saat melawan Kroasia." kata Nova Arifianto, Redaktur CNNIndonesia.com.

Pendekatan defensif dari kedua belah pihak diprediksi membuat laga berakhir tanpa gol.

"Sementara Kroasia juga sepertinya tidak akan ambil risiko. Sesekali mencoba menyerang ketika benar-benar melihat peluang besar dan tak bakal memaksa all out attack." ujar Nova Arifianto, Redaktur CNNIndonesia.com.

Nova menyimpulkan bahwa duel berintensitas tinggi ini akan berakhir sama kuat.

"Prediksi Kroasia vs Ghana: 0-0" kata Nova Arifianto, Redaktur CNNIndonesia.com.

Terakhir, Juprianto Alexander meyakini faktor pengalaman dan kemenangan sebelumnya atas Panama menjadi modal motivasi besar bagi anak asuh Zlatko Dalic.

"Kroasia dalam situasi yang tidak mudah. Vatreni butuh poin saat melawan Ghana demi mengamankan tiket ke fase selanjutnya." kata Juprianto Alexander, Redaktur CNNIndonesia.com.

Menurutnya, Kroasia akan mengeluarkan level permainan terbaiknya demi memastikan diri melaju ke babak gugur.

"Kemenangan atas Panama jadi penebal motivasi. Asa lolos ke 32 besar pun akan gencar digaungkan meladeni Ghana yang sudah dalam posisi aman." ujar Juprianto Alexander, Redaktur CNNIndonesia.com.

Juprianto memprediksi laga ini akan ditutup dengan keunggulan tipis Kroasia.

"Saya memperkirakan Kroasia akan bermain di level terbaik pada laga ini. Kemenangan dengan skor 2-1 akan diukir anak asuh Zlatko Dalic." ucap Juprianto Alexander, Redaktur CNNIndonesia.com.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author