Uut Permatasari Ungkap Cara Menyikapi Perbedaan Karakter Suami

Share

Penyanyi dangdut Uut Permatasari mengungkapkan dinamika kehidupan rumah tangganya bersama sang suami yang berprofesi sebagai polisi di Studio Rumpi Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan. Dilansir dari Detik Hot, pelantun lagu Putri Panggung tersebut membagikan kisah mengenai perbedaan karakter mereka yang telah dibina selama lebih dari sepuluh tahun.

Sifat manja yang dimiliki Uut Permatasari berbanding terbalik dengan kepribadian suaminya yang dinilai cenderung kaku. Sikap sang suami yang kerap menghindari suasana romantis dengan cara unik justru menjadi cerita jenaka dalam kehidupan pernikahan mereka sehari-hari.

"Sebenarnya yang manja saya. Cuma suami saya… lucu kalau diajak romantis! Jadi suami saya tuh lucu.

Kalau diajak romantis nih ya, ah aku kan emang manja orangnya. Dia langsung gini 'Ayang, Ayang… coba pijetin saya dong pijetin kepala saya'. Jadi mengalihkan gitu," kenang Uut Permatasari.

Perbedaan pendapat dan konflik dinilai Uut Permatasari sebagai hal yang wajar dalam sebuah pernikahan. Guna menyiasati persoalan yang muncul, komunikasi dan diskusi untuk mencari solusi bersama menjadi langkah utama yang selalu ia ambil.

"Saya sekarang kalau ada sesuatu itu, pertama saya bicarakan. Kalau saya bicarakan dan itu akan diulang-ulang terus gitu ya, sesuatu yang kita bicarakan kita rembukkan tuh dilakukan lagi terus tanpa sengaja atau nggak sama suami saya, sekarang saya pasrahkan sama Allah," tutur Uut Permatasari.

Kesabaran menjadi modal penting yang harus dimiliki oleh setiap pasangan suami istri menurut pandangan perempuan asal Sidoarjo ini. Baginya, esensi dari membangun rumah tangga adalah menyatukan dua individu yang memiliki latar belakang serta kebiasaan yang berbeda.

"Dalam rumah tangga tuh nggak mungkin mulus karena menyatukan kelebihan kekurangan dua orang yang berbeda itu disatukan kan, pasti ada kekurangan kelebihan. Jadi ya, satu harus sabar gitu kan," ujar Uut Permatasari.

Meski memiliki suami yang kaku, Uut Permatasari tetap merasa bersyukur karena sang suami tidak pernah bertindak kasar. Sikap tidak pernah memperlakukannya secara kasar saat marah menjadi nilai yang paling dihargai oleh sang penyanyi.

"Tapi kalau beliau marah sama saya nggak pernah. Kalau marah nggak pernah. Kayak ngasarin saya itu nggak pernah sama sekali.

Bersyukurnya di situ gitu. Jadi eh beliau bukan orang romantis, tapi beliau juga tidak pernah ngasarin saya," tutup Uut Permatasari.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author