Bernadya Rilis Album Baru dan Siapkan Konser Megah

Share

Penyanyi dan penulis lagu Bernadya tidak hanya meluncurkan album studio keduanya yang bertajuk Semoga Hanya di Mimpi. Musisi ini juga menghadirkan rangkaian kejutan bagi para penggemarnya, mulai dari ruang interaktif bertema era 2000-an hingga konser dengan skala produksi yang lebih besar.

Seperti dilansir dari Detikcom, Bernadya bersama JUNI Records menyelenggarakan Semoga Hanya di Mimpi Pop-Up Zone di Cilandak Town Square (Citos), Jakarta Selatan. Acara yang berlangsung sepanjang akhir pekan ini dirancang agar pendengar dapat merasakan langsung atmosfer dari album tersebut.

CEO JUNI Records, Adryanto Pratono atau yang akrab disapa Mas Boim, menjelaskan bahwa ruang interaktif ini dibuat sebagai wujud nyata dari kisah yang ada di dalam album.

"Sebenarnya kita berusaha menghidupkan elemen album ini ke activation offline. Karena kalau untuk Bernadya kan album is the whole story packaging, dia bernarasi dengan albumnya," kata Adryanto Pratono.

Pemilihan tempat di Cilandak Town Square memiliki alasan tersendiri. Pusat perbelanjaan tersebut dinilai masih mempertahankan atmosfer kuat dari kehidupan generasi muda tahun 2000-an, yang sejalan dengan konsep karya terbaru Bernadya.

"Mindset-nya adalah pas zaman pacaran di era itu gua butuh tempat yang merepresentasikan 2000-an. Salah satu yang masih berdiri dan masih hype, ya Citos," ujar Adryanto Pratono.

Sentuhan nostalgia dipadukan melalui penjualan berbagai cendera mata eksklusif. Album fisik dikemas menyerupai majalah lawas yang dilengkapi dengan bonus CD di dalamnya, mengadopsi tren yang populer dua dekade lalu.

"Bahkan kalau diperhatikan, CD-nya kita sisipin ke dalam majalah yang kita bikin. Menurut saya di tahun 2000-an itu free CD dapat majalah itu sangat bahagia. Ngerti nggak sih, CD bonus?" tutur Adryanto Pratono.

Bernadya mengaku sangat tidak sabar melihat respon para penikmat musiknya saat mencoba berbagai instalasi di lokasi. Ia berharap para pendengar dapat menyelami emosi yang tertuang dalam setiap bait lagunya.

"Yang aku paling excited, aku nggak sabar teman-teman bisa ikut merasakan universe yang aku buat. Rasanya mereka ikut meresapi perasaan yang aku tuangkan di lagu-laguku," kata Bernadya.

Ruang interaktif ini juga membagikan hadiah eksklusif berupa tas kain, stiker, hingga gantungan kunci bagi para pendengar teratas Bernadya di Spotify. Agenda ini terbuka bagi masyarakat umum pada 27 hingga 28 Juni 2026.

JUNI Records selanjutnya menggandeng Antara Suara untuk menyelenggarakan konser bertajuk Bernadya "Semoga Hanya di Mimpi Album Showcase". Pertunjukan musik ini dijadwalkan berlangsung di Tennis Indoor Senayan pada 25 Juli 2026.

Konser ini diproyeksikan menjadi panggung dengan skala produksi terbesar bagi Bernadya. Edy Khemod juga dipercaya sebagai creative director untuk merancang konsep visual panggung agar penonton bisa masuk ke dalam tema album.

Bernadya menyebut bahwa pertunjukan musik ini akan memperkuat pengalaman pendengar dalam memahami makna simbolis dari karya terbarunya.

"Aku ingin menyajikan isi mimpiku, ingin membawa penonton masuk ke pecahan-pecahan mimpi ini dan mengikuti dinamika dari lagu ke lagu dalam album Semoga Hanya di Mimpi. Karena album ini pesannya tidak segamblang album sebelumnya, showcase ini akan membantu pendengar semakin memahami lagu-laguku untuk ikut masuk ke dalam mimpiku," ujar Bernadya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author