Pelanggan di Malaysia Protes Menu Chicken Chop yang Dilengkapi Roti

Share

Pengalaman kuliner yang unik sekaligus membingungkan dialami oleh seorang pelanggan di Malaysia saat memesan menu Barat favoritnya.

Satu porsi chicken chop yang biasanya disajikan bersama kentang goreng, salad, dan siraman saus, justru datang dengan pendamping yang tidak biasa.

Dilansir dari Detik Food, menu chicken chop yang dibeli pelanggan tersebut disajikan dengan irisan roti sebagai pengganti kentang goreng.

Kisah ini menjadi viral di media sosial setelah dibagikan melalui akun Threads @rasss.my dan mengundang berbagai reaksi dari warganet.

Pelanggan itu mengunggah foto hidangan chicken chop seharga RM15 atau sekitar Rp66.000 yang ia terima di sebuah tempat makan.

Pada foto yang diunggah, tampak sepotong ayam goreng, salad, serta beberapa potong roti yang diiris memanjang di tepi piring.

Momen ini menjadi pengalaman pertama bagi sang pelanggan menyantap chicken chop dengan pelengkap yang sangat tidak biasa.

"Baru pertama kali makan chicken chop yang kentang gorengnya diganti roti. Setelah itu, soal rasa chicken chop-nya sendiri… tidak usah dijelaskan lagi," tulisnya.

Kekecewaan pelanggan bertambah karena tampilan pada papan menu di restoran tersebut tetap mengilustrasikan kentang goreng sebagai pendamping.

Melalui kolom komentar, ia menambahkan bahwa rasa daging ayam tersebut berbeda dari chicken chop pada umumnya.

Daging ayam yang disajikan dinilai sangat tipis serta dibalut tepung bumbu yang lebih mirip dengan camilan ayam gunting.

Unggahan ini menarik perhatian netizen yang sebagian menganggapnya lucu, sementara yang lain mengkritik ketidaksesuaian menu dengan foto ilustrasi.

"Titik terendah sebagai chicken chop, kentang goreng diganti sama roti goreng," komen salah satu netizen.

"Tapi salah juga sih pesan chicken chop di restoran mamak (sejenis kedai makan tradisional). Cuma buat pemberani saja yang pesan chicken chop di restoran jenis ini," sambung netizen lainnya.

Beberapa pengguna media sosial mempertanyakan alasan pelanggan tidak langsung mengajukan keluhan atau meminta penjelasan kepada pihak restoran.

Pelanggan tersebut mengaku tidak terlalu memikirkan hal itu saat berada di lokasi dan enggan memprotes karena khawatir merugikan usaha orang lain.

Restoran yang tidak disebutkan namanya tersebut diketahui berada di wilayah Kelantan, Malaysia.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author