Minnesota Zoo Lepasliarkan Kupu-Kupu Langka Poweshiek Skipperling
Program penyelamatan kupu-kupu langka Poweshiek skipperling di Amerika Utara mulai membuahkan hasil positif. Ribuan ekor hasil budi daya kini dikembalikan ke alam liar oleh pihak Minnesota Zoo.
Spesies kupu-kupu kecil ini dahulu hidup melimpah di kawasan padang rumput Minnesota. Dikutip dari Detik Travel, populasinya menyusut drastis dalam beberapa dekade terakhir hingga hanya tersisa di Michigan dan Manitoba.
Kerusakan ekosistem dan hilangnya habitat alami menjadi pemicu utama merosotnya populasi serangga tersebut. Langkah penangkaran menjadi tumpuan untuk menahan laju kepunahan.
Ilmuwan konservasi Minnesota Zoo, Erik Runquist, menyatakan bahwa capaian dalam proyek penyelamatan ini memberikan harapan baru. Spesies ini dinilai sangat lekat dengan identitas alam wilayah tersebut.
"Spesies ini mungkin bisa disebut sebagai kupu-kupu yang paling identik dengan Minnesota. Dulu, kupu-kupu ini merupakan salah satu yang paling melimpah di padang rumput Minnesota sebelum akhirnya menghilang secara drastis," kata Erik, seperti dilansir dari CBS News, Sabtu (27/6/2026).
Upaya penangkaran telah berjalan sejak 2012 melalui kolaborasi Minnesota Zoo, John Ball Zoo di Michigan, dan Assiniboine Park Conservancy di Kanada. Kerja sama lintas lembaga ini bertujuan menyempurnakan metode pembiakan di luar habitat asli.
Berkat konsistensi tersebut, ketiga organisasi menerima penghargaan 2025 North American Conservation Award dari Association of Zoos and Aquariums pada tahun lalu. Perkembangan sekecil apa pun dianggap sebagai kemajuan besar bagi pemulihan populasi.
"Dengan setiap langkah kecil yang kami capai, kupu-kupu ini semakin dekat menuju proses pemulihan," ujarnya.
Keberadaan seluruh populasi Poweshiek skipperling di Amerika Serikat saat ini diperkirakan berakar dari hanya 18 ekor induk betina. Induk tersebut dipelihara di Minnesota Zoo sejak awal pelaksanaan program.
Pelepasliaran lanjutan dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang. Sekitar 1.500 ekor kupu-kupu akan dilepas ke padang rumput di Michigan dan Manitoba setelah melalui pemantauan ketat.
"Sejauh ini, berbagai indikator menunjukkan hasil yang sangat baik. Bukan tidak mungkin kami dapat menghadirkan kembali kupu-kupu ini ke Minnesota," kata Runquist.
Optimisme ini membuka peluang pemulihan habitat asli di Minnesota dalam beberapa tahun ke depan. Peneliti kini juga memfokuskan perhatian pada proyek baru di salah satu titik habitat krusial.
"Perjalanan ini membutuhkan kerja keras, pengorbanan, serta air mata yang tidak sedikit," dia menambahkan.
Kupu-kupu ini telah masuk dalam daftar spesies terancam punah oleh U.S. Fish and Wildlife Service sejak 2014. Petugas memberikan tanda titik pada sayap serangga ini untuk melacak pergerakan mereka di alam bebas.
"Dunia akan menjadi tempat yang lebih sepi dan terasa lebih kecil tanpa keberadaan kupu-kupu ini," kata Runquist.
Berdasarkan data data teknis, Poweshiek skipperling memiliki siklus hidup selama satu tahun. Ketika mencapai fase dewasa, kupu-kupu ini hanya mampu bertahan hidup sekitar dua minggu dengan musim kemunculan pada pertengahan hingga akhir Juni.