Gempa Pacitan Akibatkan Kereta Api Joglosemarkerto Anjlok di Sleman

Share

Kereta Api (KA) Joglosemarkerto dilaporkan mengalami anjlok di perlintasan Gowok, Depok, Sleman pada Sabtu (27/6/2026) siang akibat guncangan gempa bumi tektonik yang berpusat di tenggara Pacitan, Jawa Timur.

Dampak dari peristiwa alam tersebut terekam dan disebarluaskan oleh akun Instagram @jogjalife yang mengonfirmasi bahwa roda kereta sempat keluar dari jalur rel ketika melintas di lokasi kejadian.

"KA Joglosemarkerto Sempat Anjlok di Perlintasan Gowok Diduga Akibat Guncangan Gempa Yogyakarta – Kereta api Joglosemarkerto sempat mengalami kejadian mengkhawatirkan saat guncangan gempa melanda wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kejadian tepatnya terjadi di palang perlintasan Gowok, Sabtu (27/6/2026). Berdasarkan informasi awal, saat gempa mengguncang kuat, kereta sedang melintas di titik tersebut," tulis akun @jogjalife.

Informasi dari media sosial tersebut juga memastikan tidak ada benturan fisik dengan fasilitas di sekitar jalur rel, serta tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

"Guncangan terasa sangat nyata hingga menyebabkan roda kereta keluar sedikit dari jalur rel atau anjlok. Tidak ada benturan dengan kendaraan lain, tiang palang pintu, maupun bangunan di pinggir jalur. Sampai saat ini belum ada laporan mengenai penumpang yang mengalami luka-luka maupun korban jiwa. Segera setelah kejadian, masinis menghentikan perjalanan dan melapor ke pusat pengendali," lanjut akun tersebut.

Pihak otoritas perkeretaapian segera mengambil tindakan cepat pascaguncangan dengan memberhentikan seluruh perjalanan kereta di wilayah kerja mereka guna pemeriksaan keselamatan.

"KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan para penumpang yang terdampak dan terima kasih banyak atas kesabaran para pelanggan atas kondisi tersebut," ujar Feni Novida Saragih, Manager Humas KAI Daop 6 Jogja.

Manajemen menegaskan bahwa pengecekan jalur dan sarana merupakan langkah standar operasional yang tidak bisa dilewati demi menjamin keselamatan perjalanan.

"Pemeriksaan prasarana dan sarana pasca gempa merupakan prosedur yang wajib dilakukan oleh KAI untuk memastikan aspek keselamatan tetap terjaga," lanjut Feni Novida Saragih.

Prosedur Berhenti Luar Biasa (BLB) tersebut memicu keterlambatan pada belasan jadwal perjalanan kereta api yang melintasi wilayah Daop 6 Yogyakarta.

Daftar Kereta Api yang Berhenti Luar Biasa (BLB)
Nama Kereta Api Waktu Tunggu
KA 269B Matarmaja 10 menit
KA 10C Argo Wilis 5 menit
KA 574a KA Bandara Adi Soemarmo 23 menit
KA 16 Argo Dwipangga 15 menit
KA 110b Fajar Utama YK 10 menit
KA 167 Kertanegara 22 menit
KA 85b Sancaka 13 menit
KA 714 Commuterline Yogyakarta-Palur 20 menit
KA 706 Commuterline Yogyakarta-Palur 19 menit
KA 106b Gajahwong 16 menit
KA 153 Ranggajati 13 menit
KA 554 Bandara YIA 11 menit
KA 541 Bandara YIA 12 menit
KA 188 Joglosemarkerto 26 menit
KA 47 Taksaka 21 menit

Dilansir dari detikNews, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan bahwa gempa yang memicu gangguan operasional kereta ini berkekuatan magnitudo 5,6.

"Gempa Mag:5.6 (86 km Tenggara Pacitan-Jatim)," tulis BMKG mengenai parameter gempa yang terjadi pada pukul 14.47 WIB di kedalaman 10 kilometer serta tidak memicu tsunami tersebut.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author