Eksekutif Apple Paul Meade Pindah ke OpenAI untuk Kembangkan Perangkat AI

Share

OpenAI berhasil merekrut eksekutif papan atas Apple Inc. yang selama ini memimpin proyek headset Vision Pro dan kacamata pintar. Langkah ini memperpanjang dinamika perpindahan talenta teknologi tinggi antarperusahaan yang bersaing ketat di sektor kecerdasan buatan dan perangkat keras, seperti dilansir dari Bloombergtechnoz pada Sabtu (27/6/2026). Paul Meade, yang memegang posisi Vice President (VP), dijadwalkan menyudahi masa baktinya di Apple pada pekan depan.

Seorang sumber yang mengetahui rencana ini mengungkapkan bahwa Meade akan segera menakhodai unit pengembangan perangkat keras berbasis kecerdasan buatan (AI) di OpenAI.

Meade bakal bertanggung jawab penuh atas penciptaan rangkaian gawai bernaung teknologi kecerdasan buatan teranyar milik OpenAI. Kepergian sang eksekutif menjadi pukulan telak bagi sang produsen iPhone.

Selama tujuh tahun terakhir, Meade mengomandani tim rekayasa perangkat keras untuk Vision Pro yang semula digadang-gadang sebagai masa depan platform komputasi Apple. Terkait kabar tersebut, perwakilan resmi dari pihak Apple maupun OpenAI masih menolak untuk memberikan pernyataan resmi.

Selain mengurus headset, Meade juga memimpin proyek kacamata pintar tanpa layar. Perangkat wearable tersebut disiapkan Apple untuk meluncur tahun depan guna menantang dominasi Meta Platforms Inc. Tim di bawah Meade, Vision Products Group (VPG), turut menggodok kacamata augmented reality (AR) masa depan yang ditargetkan rilis akhir dekade ini.

Estafet kepemimpinan di divisi desain produk Vision Pro serta kacamata pintar kini dipegang oleh Fletcher Rothkopf yang merupakan wakil lama Meade.

Rekam jejak Meade di Apple tergolong sangat dihormati. Ia mengawali karier sebagai manajer kunci lini iPad pada 2010 sebelum naik menjadi kepala manajemen program iPhone pada 2012. Ia kemudian masuk ke lingkup VPG pada 2017 dan resmi mengendalikan seluruh rekayasa hardware divisi tersebut sejak 2019.

Di tempat barunya, Meade akan bereuni dengan mantan kolega asal Apple seperti Jony Ive, Tang Tan, dan Evans Hankey.

Ketiga mantan desainer Apple itu mendirikan startup perangkat keras AI yang dicaplok oleh OpenAI tahun lalu senilai US$6,5 miliar.

Perombakan Internal Unit Hardware Apple

OpenAI secara terbuka menyatakan ambisinya menelurkan sejumlah gawai pintar baru dalam beberapa tahun ke depan. Di sisi lain, Apple tetap mengeksplorasi gawai AI mandiri termasuk perangkat rumah pintar, robot meja, kalung wearable, hingga AirPods berkamera.

Perpindahan level VP dari Apple ke kompetitor terhitung langka, di luar barisan desainer yang merapat ke OpenAI. Satu pengecualian lain adalah Alan Dye, mantan bos interface Apple yang menyeberang ke Meta pada Desember lalu. Keputusan hengkang Meade terjadi di tengah gelombang pergantian kepemimpinan internal yang dipicu oleh John Ternus.

Ternus, yang merupakan mantan atasan langsung Meade di divisi hardware engineering, bersiap naik takhta menggantikan Tim Cook sebagai CEO pada 1 September.

Posisi Chief Hardware Officer yang ditinggalkan Ternus diisi oleh Johny Srouji yang sebelumnya memimpin divisi chip Apple. Transisi Srouji memicu restrukturisasi kontroversial di unit rekayasa hardware dalam beberapa pekan terakhir. Kebijakan tersebut membuat beberapa VP di bawah Ternus mendapat peran baru, bahkan sebagian eksekutif merasa jabatan mereka diturunkan pangkatnya.

Di bawah kepemimpinan Srouji, Meade beserta beberapa pimpinan unit harus melapor ke Tom Marieb selaku VP Hardware Engineering baru, alih-alih langsung ke Srouji.

Struktur baru ini menempatkan posisi para eksekutif tersebut turun satu tingkat dalam hierarki organisasi perusahaan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author