Persija Jakarta Segera Amankan Bek Bosnia Kerim Memija
Persija Jakarta dilaporkan segera mengamankan tanda tangan bek kanan asal Bosnia, Kerim Memija, seperti dikutip dari Bola. Kabar mengenai perekrutan ini diungkapkan oleh seorang jurnalis asal Italia, Lorenzo Lepore. Dalam laporannya, Lorenzo Lepore menyebut sang pemain akan terbang ke Jakarta untuk menuntaskan proses penandatanganan kontrak pada awal bulan depan, dengan ikatan kerja selama dua musim.
"Kerim Memija, saatnya bergabung bersama Persija Jakarta," tulis Lorenzo Lepore seperti dikutip pada Kamis (15/6/2026) malam WIB.
"Semua hal telah disepakati antara Zrinjski Mostar dan klub Indonesia tersebut. Kontrak berdurasi dua tahun untuk sang pemain, yang diperkirakan akan terbang ke Indonesia dan diumumkan pada Minggu pertama Juli," lanjutnya. Saat ini, Kerim Memija masih bermain untuk Zrinjski Mostar, klub kasta tertinggi Liga Bosnia, dan terikat kontrak hingga 31 Mei 2028 setelah memperpanjang masa bakti pada 29 Mei lalu.
Situasi tersebut membuat Persija diyakini harus membayar nominal transfer kepada Zrinjski Mostar demi mendapatkan jasa bek berusia 30 tahun yang telah membela klub itu sejak Agustus 2021. Selama berseragam Zrinjski Mostar, Memija tampil dalam 183 pertandingan di semua kompetisi dengan catatan tiga gol serta 17 assist.
Selain Zrinjski Mostar, Memija tercatat pernah memperkuat Zeljeznicar pada 2014, Vejle BK pada 2017 dan 2020, Hobro IK pada 2019, serta klub Kroasia NK Varazdin pada 2020. Di sisi lain, Persija mulai membangun kekuatan untuk menghadapi BRI Super League 2026/2027 dengan menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala anyar yang diperkenalkan di Jakarta International Stadium, Senin (8/6/2026) siang WIB. Manajemen Macan Kemayoran juga telah melepas 11 pemain musim lalu demi merombak skuad menjelang musim baru bergulir.
Daftar pemain yang dilepas meliputi Allano Lima, Emaxwell Souza, Jean Motta, Bruno Tubarao, Alaeddine Ajaraie, Thales Lira, Carlos Eduardo, Hanif Sjahbandi, Hansamu Yama, Riko Simanjuntak, hingga Alfriyanto Nico.
Langkah perombakan besar-besaran ini diambil seiring target tinggi yang dipasang oleh tim ibu kota untuk meraih gelar juara pada musim mendatang.