Kementerian ESDM Mempercepat Distribusi Pertalite ke SPBU
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menginstruksikan percepatan distribusi BBM jenis Pertalite ke berbagai SPBU guna memitigasi lonjakan konsumsi akibat kenaikan harga Pertamax. Langkah antisipasi tersebut diambil pemerintah agar ketersediaan pasokan di lapangan tetap terjaga dengan aman pada Jumat (26/6/2026).
Pengawasan ketat terhadap jalur distribusi bahan bakar ini dilakukan secara penuh oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). Berdasarkan laporan yang dilansir dari Detik Finance, lembaga pengawas tersebut mengerahkan timnya untuk bekerja sepanjang hari demi memastikan kelancaran suplai ke masyarakat.
Dirjen Migas Kementerian ESDM Laode Sulaeman menegaskan bahwa percepatan pengiriman stok sangat krusial untuk mengurai potensi kepadatan kendaraan di tempat pengisian bahan bakar.
"Sudah, bahkan semalem, dari sore dari siang hingga semalam tim bekerja 24 jam ya, khususnya tim BPH Migas. Jadi, bekerja 24 jam memastikan ke Pertamina agar waktu pengiriman dipercepat. Karena kan intinya ini setiap hari dikirim sejumlah itu, tapi karena yang butuh panjang maka jumlahnya kan jadi harus cepat dipasok agar tidak terjadi antrean yang panjang," terang Laode saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Pihak otoritas juga menyatakan bahwa volume penggunaan BBM bersubsidi ini masih berada dalam batas estimasi awal. Pasokan komoditas energi tersebut dipastikan berada pada level aman untuk memenuhi kebutuhan harian konsumen.
"Masih sesuai. Sesuainya kalau realisasi konsumsi kan, kalau kita kan menjaga stok. Jangan sampai stoknya tidak tersedia, tapi kenyataan kan stok semua tersedia.
Hanya bagaimana kita memanage pola suplainya ke konsumen ini biar tidak terjadi antrean yang panjang. Itu aja," ujar Laode.