Cygames Selidiki Kemunculan Cheater di Champions Meeting Cancer Cup 2 Umamusume

Share

Event Champions Meeting Cancer Cup 2 dalam game Umamusume Pretty Derby dikabarkan disusupi oleh pemain curang. Para pemain memanfaatkan celah untuk mendapatkan mata uang in-game atau karats secara tidak adil. Seperti dilansir dari Gamebrott, laporan mengenai aksi kecurangan ini pertama kali mencuat melalui forum Reddit r/UmamusumeGame.

Seorang pengguna mengaku berhadapan dengan lawan yang menggunakan skill tidak masuk akal. Pemain tersebut menggunakan karakter Tokai Teio dan Goldship dalam pertandingan. Secara visual tidak ada perbedaan, namun kedua karakter tersebut dibekali kemampuan yang seharusnya tidak dapat diakses.

Karakter Tokai Teio milik pelaku memiliki skill emas yang tidak tersedia di support card miliki mereka. Bahkan, beberapa kemampuan yang digunakan tercatat tidak ada di kartu bantuan manapun dalam game.

Beberapa kemampuan tersebut meliputi Taking the Lead dari Mihono Bourbon atau Twin Turbo SSR. Selain itu, terdapat skill Top Runner yang saat ini eksklusif untuk Trainee Seiun Sky Ballroom. Karakter tersebut juga didapati memakai kemampuan Tail Nine. Skill ini diketahui hanya menjadi milik trainee Tamamo Cross dan Inari One untuk saat ini.

Sementara pada karakter Goldship, ditemukan penggunaan kemampuan Superstan yang seharusnya eksklusif untuk Trainee Agnes Digital. Karakter Goldship standar sebenarnya hanya dibekali versi normal bernama Uma stan.

Celah pada Sistem Server

Mekanisme eksploitasi ini turut dibahas di media sosial X oleh seorang pengguna bernama Zerst. Ia menjabarkan bagaimana sistem pengamanan server game tersebut dapat ditembus. Menurut penjelasannya, server akan menunggu pilihan pemain saat berada di menu pembelian kemampuan.

Ketika data dikirimkan, server langsung memberikan konfirmasi tanpa melakukan verifikasi lebih lanjut. Sistem akan tetap menerima data meskipun pemain mengambil hingga 30 skill gold sekaligus. Celah keamanan ini dilaporkan sudah diketahui sejak awal peluncuran game untuk server Jepang.

Para pelaku memanfaatkan celah ini untuk membuat warisan atau parent dengan kemampuan melimpah pada akun cadangan. Akun utama kemudian meminjam parent tersebut untuk mengelabui sistem.

Hingga saat ini, pihak Cygames belum menjatuhkan sanksi ban terhadap akun tersebut. Pelaku diketahui mengubah nama profilnya setiap beberapa jam, namun nomor ID akun tetap dapat dilacak untuk pelaporan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author