Airlangga Hartarto Perpanjang Kebijakan WFH Dua Bulan Akibat Konflik Timur Tengah

Share

Pemerintah Indonesia memutuskan untuk memperpanjang kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN), pegawai BUMN, dan karyawan swasta selama dua bulan ke depan demi menyikapi situasi geopolitik di Timur Tengah.

Keputusan perpanjangan masa WFH tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta pada Jumat (22/5/2026), sebagaimana dilansir dari Bloomberg Technoz. Meski demikian, waktu pasti dimulainya pemberlakuan perpanjangan ini belum dirinci lebih lanjut.

Kondisi keamanan di Timur Tengah yang belum juga mereda menjadi landasan utama bagi pemerintah dalam mengambil langkah tersebut, sembari terus memantau perkembangan situasi perang yang terjadi di sana.

"Kita monitor perangnya, ini kita lihat lagi. WFH akan dilanjutkan dua bulan," ujar singkat Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Kebijakan WFH sebelumnya bagi ASN didasarkan pada Surat Edaran MenPAN-RB Nomor 3 Tahun 2026 yang berlaku sejak 10 April lalu. Aturan tersebut mewajibkan ASN bekerja dari rumah setiap hari Jumat, sementara hari Senin hingga Kamis tetap bekerja di kantor.

Sementara itu, regulasi untuk sektor BUMN dan swasta diatur melalui Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/6/HK.04/III/2026 mengenai WFH dan optimasi energi di tempat kerja. Perusahaan swasta dan BUMN diberikan kelonggaran menentukan hari serta jam kerja WFH selama satu hari dalam sepekan.

Aturan dari Kementerian Ketenagakerjaan juga menegaskan bahwa pelaksanaan WFH tidak boleh memotong hak upah tetap karyawan maupun mengurangi jatah cuti tahunan mereka.

Pemerintah memberlakukan pengecualian WFH untuk sektor krusial yang membutuhkan kehadiran fisik. Sektor tersebut meliputi kesehatan, energi, infrastruktur, pelayanan masyarakat, ritel perdagangan, industri produksi, serta perhotelan dan pariwisata.

Seluruh rangkaian kebijakan WFH yang awalnya dijadwalkan rampung pada awal Juni mendatang kini resmi dipersiapkan untuk berlanjut selama dua bulan ke depan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author