Sejumlah Korban Penipuan Poppy Nupitasari Mulai Bersuara di Media Sosial
Sejumlah korban penipuan yang diduga dilakukan oleh Poppy Nupitasari mulai berani bersuara dan mengungkap kerugian mereka melalui kolom komentar media sosial musisi Tantri Syalindri pada Jumat (26/6/2026).
Aksi saling mengungkap ini memicu kemunculan cerita-cerita baru dari para korban yang kehilangan uang untuk kebutuhan krusial, seperti pengobatan penyakit berat.
Salah satu akun bernama @marcieee89 yang mengaku sebagai sepupu kandung Poppy Nupitasari mengungkapkan rasa kekecewaannya karena uang yang dilarikan merupakan biaya pengobatan medis.
"Itu uang saya untuk berobat pasca stroke di April. Sekarang saya belum bisa lanjut pengobatan karena uang itu uang terakhir saya," tulis @marcieee89 seperti dilansir dari Kompas.com.
Selain sang sepupu, pemilik akun @gabbgbyfj juga menyampaikan kekesalan serupa setelah menitipkan sejumlah dana kepada terduga pelaku untuk keperluan pengobatan kanker di Penang, Malaysia.
Namun, dana tersebut diduga dibawa kabur setelah Poppy Nupitasari menghilang tanpa memberikan kabar lebih lanjut kepada para korban.
"Jahat banget ya kita punya teman," tulis akun @gabbgbyfj.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, Tantri Kotak sendiri awalnya mengenal sosok Poppy Nupitasari di lingkungan sekolah anak mereka karena sama-sama berstatus sebagai orang tua murid.
Vokalis grup band Kotak tersebut menyatakan telah memilih untuk mengikhlaskan seluruh kerugian finansial yang dialaminya dan memasrahkan penyelesaiannya kepada Tuhan.
"Untuk urusan Poppy Nupitasari kuserahkan semua ke hukum Allah karena kutahu segala yang hadir di hidupku adalah titipan," tulis Tantri.
Istri dari Arda eks Naff itu juga menambahkan bahwa peristiwa ini menjadi sebuah pelajaran berharga baginya agar ke depan lebih berhati-hati dalam menjalin kerja sama bisnis, khususnya yang datang dari lingkaran pertemanan.
"Prasangka baikku adalah jika memang itu hartaku yang bersih, insyaallah akan kembali. Jika memang bukan hakku biarkan dia lepas dariku untuk mengurangi hisabku kelak," tulis Tantri.
Akumulasi total kerugian finansial yang diderita oleh Tantri Kotak bersama beberapa korban lainnya saat ini ditaksir mencapai angka Rp10 miliar. Kendati mengalami kerugian dalam skala besar, para korban dilaporkan masih belum mengambil langkah hukum resmi untuk melaporkan tindakan Poppy Nupitasari ke pihak kepolisian.