Brian Brobbey Mencetak Gol Ketiga Belanda di Kansas City

Share

Penyerang tim nasional Belanda, Brian Brobbey, mencetak gol ketiganya di Piala Dunia 2026 untuk mengamankan posisi juara grup setelah mengalahkan Tunisia di Kansas City pada Kamis malam, 25 Juni 2026.

Gol Brobbey pada menit ketujuh memastikan kemenangan 2-0 bagi Oranje, menyusul gol bunuh diri bek Tunisia Ellyes Skhiri di menit ketiga. Pemain asal klub Sunderland ini kini resmi menjadi pencetak gol terbanyak Belanda di turnamen tersebut, melampaui Cody Gakpo dan Crysencio Summerville yang masing-masing mengoleksi dua gol.

Menurut statistik Opta yang dilansir dari fcupdate.nl, Brobbey menorehkan rekor langka dengan mencetak gol dari tiga tembakan tepat sasaran pertamanya sepanjang sejarah Piala Dunia. Ia menjadi pemain ketiga yang mampu menyamai prestasi Laszlo Kiss pada 1982 dan Yerry Mina pada 2018 setelah sebelumnya memborong dua gol saat Belanda menang 5-1 atas Swedia.

Berbicara kepada NOS, penyerang Oranje tersebut mengungkapkan kegembiraannya setelah berhasil membawa timnya memuncaki klasemen akhir grup F.

"Sebuah perasaan yang baik, itu selalu terjadi jika Anda menjadi yang pertama," ujar Brian Brobbey, Penyerang Timnas Belanda.

Gol kedua Belanda dalam pertandingan tersebut tercipta berkat kejelian Brobbey memanfaatkan umpan sundulan dari Virgil van Dijk yang meneruskan tendangan bebas Tijjani Reijnders.

"Untungnya saya berada di tempat yang tepat. Sejujurnya saya sudah memiliki perasaan bahwa bola akan jatuh di sana," kata Brian Brobbey, Penyerang Timnas Belanda.

Ketika ditanya mengenai penempatan posisi yang sangat krusial tersebut di dalam kotak penalti lawan, ia menegaskan bahwa hal itu merupakan kemampuan alami.

"Ya, itu insting seorang penyerang," kata Brian Brobbey, Penyerang Timnas Belanda.

Brobbey sebenarnya berpeluang membuka keunggulan lebih awal andai bola tidak dipotong terlebih dahulu oleh pemain bertahan Tunisia.

"Jika dia tidak menyentuhnya, saya juga akan mencetaknya," kata Brian Brobbey, Penyerang Timnas Belanda.

Meski kini mendapat sorotan besar berkat performa gemilangnya di lini depan, pemain berusia 24 tahun tersebut memilih untuk tidak berlebihan dalam merespons perhatian publik.

"Saya mencoba fokus dan menjadi penting bagi tim. Saya mendapat pesan-pesan menyenangkan dari teman dan keluarga, tapi hanya itu saja," kata Brian Brobbey, Penyerang Timnas Belanda.

Dirinya bahkan bersikap tenang saat menanggapi statusnya sebagai pemain terbaik atau Man of the Match dalam pertandingan penutup fase grup tersebut.

"Saya tidak tahu apakah ada yang perlu dirayakan," kata Brian Brobbey, Penyerang Timnas Belanda.

Belanda kini mengalihkan fokus mereka ke babak gugur untuk menghadapi perwakilan benua Afrika lainnya yang dinilai memiliki ketangguhan individu luar biasa.

"Tim yang sangat bagus, dengan pemain individu yang baik. Maroko akan menjadi pertandingan yang berat," kata Brian Brobbey, Penyerang Timnas Belanda.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author