Julian Nagelsmann Bantah Isu Kurang Motivasi Usai Jerman Ditundukkan Ekuador

Share

Pelatih tim nasional Jerman Julian Nagelsmann langsung menyanggah spekulasi mengenai penurunan motivasi para pemainnya seusai menderita kekalahan 1-2 dari Ekuador pada pertandingan terakhir babak penyisihan grup Piala Dunia 2026.

Kekalahan tersebut diwarnai sejumlah insiden kontroversial yang memicu perdebatan. Salah satunya adalah proses gol pembuka Jerman oleh Leroy Sane pada menit kedua, ketika Aleksandar Pavlovic sempat mengenai kepala pemain Ekuador Pedro Vite dengan tendangan tinggi, tetapi wasit Tori Penso dan VAR tidak menganggapnya sebagai pelanggaran.

"Itu bisa diabaikan," kata Nagelsmann kepada ARD menyampaikan pandangannya mengenai gol pembuka tim DFB yang kontroversial tersebut.

Mantan wasit Bundesliga Lutz Wagner sempat terkejut dengan keputusan tersebut. Kontroversi lain muncul di babak kedua saat wasit membatalkan keputusan penalti untuk Jerman setelah meninjau VAR, karena serangan tersebut diawali oleh pelanggaran Sane terhadap Vite di garis tengah.

"keadilan yang seimbang" ujar Nagelsmann menggambarkan situasi tersebut.

Arsitek tim Panzer itu menilai pemain lawan bereaksi secara berlebihan saat terjatuh di lapangan.

"Saya tidak berpikir pemain itu harus terbaring di lapangan selama dua menit. Bagi saya, itu bukanlah keputusan yang jelas-jelas salah." kata Nagelsmann.

Jerman gagal mempertahankan keunggulan setelah Nilson Angulo menyamakan kedudukan pada menit ke-9, sebelum Gonzalo Plata mengunci kemenangan Ekuador menjadi 2-1 pada menit ke-78. Hasil ini meloloskan Ekuador ke babak gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.

"Kami memulai pertandingan dengan sangat baik. Sayangnya, segera setelah gol itu, kami mulai melakukan kesalahan fatal dalam penempatan posisi. Hal itu membuat segalanya menjadi sulit," kata Nagelsmann saat memberikan analisisnya di MagentaTV.

Meski Jerman sudah dipastikan lolos sebagai juara grup sebelum laga dimulai, Nagelsmann menolak keras anggapan bahwa anak asuhnya bermain tanpa motivasi.

"Tidak, tolong hentikan! Omong kosong, sungguh! (…) Tapi saya juga tidak bisa mengatakan bahwa ada pemain saya yang tidak memberikan yang terbaik. Itu terlalu berlebihan bagi saya," kata Nagelsmann menegaskan komitmen timnya.

Kekecewaan juga diungkapkan oleh kapten timnas Jerman Joshua Kimmich yang mengakui performa buruk tim di paruh kedua pertandingan.

"Kami terus-menerus memberi peluang kepada lawan akibat kehilangan bola, sehingga membuat mereka semakin kuat. Pada babak kedua, kekalahan itu memang pantas kami terima," kata Kimmich kepada ARD.

Walakin, bintang Bayern Munich tersebut tetap menyuarakan optimisme tinggi untuk menghadapi pertandingan di babak 16 besar mendatang.

"Kami harus meminimalkan angka kehilangan bola, barulah kami bisa mengalahkan siapa pun." kata Kimmich.

Jerman dijadwalkan menghadapi tim peringkat ketiga dari grup lain pada Senin depan di babak 16 besar, dengan Paraguay sebagai calon lawan yang paling memungkinkan.

Klasemen akhir Grup E Piala Dunia 2026
Tempat Negara Pertandingan Gol Poin
1 Jerman 3 10:4 6
2 Pantai Gading 3 4:2 6
3 Ekuador 3 2:2 4
4 Curacao 3 1:9 1
Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author