Mengenal Bahan Utama Kopi Instan dan Cara Pembuatannya

Share

Kopi instan sangat digemari masyarakat karena penyajiannya yang praktis dan memiliki rasa yang lezat. Minuman ini hanya perlu diseduh dengan air panas sebelum siap untuk dinikmati. Kemudahan penyajian serta masa simpan yang cenderung lama membuat kopi instan menjadi pilihan utama konsumen.

Produk ini sangat cocok bagi masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi dengan harga yang lebih terjangkau. Meski demikian, sebagian orang masih mempertanyakan keaslian bahan baku di dalamnya. Dilansir dari Detik Food yang mengutip cafely.com, kopi instan dipastikan terbuat dari biji kopi asli namun melewati pengolahan yang berbeda.

Pabrik memproduksi kopi instan dengan melakukan penyeduhan atau brewing terlebih dahulu dalam jumlah besar di dalam tangki. Proses ini menghasilkan rasio kopi dan air yang tinggi untuk mengantisipasi hilangnya rasa.

Cairan kopi tersebut kemudian melewati proses ekstraksi. Setelah diekstraksi menjadi cairan yang pekat, kopi dikeringkan kembali hingga menjadi serbuk yang siap dikonsumsi.

Metode Pengeringan Beku (Freeze-Dried)

Proses pengeringan beku dilakukan dengan menuangkan kopi yang sudah diseduh ke atas nampan dangkal lalu memasukkannya ke dalam freezer. Kecepatan pembekuan sangat menentukan agar rasa yang hilang semakin sedikit.

Setelah membeku menjadi kepingan es, kopi dikeringkan dalam ruang vakum yang memicu sublimasi atau perubahan air beku menjadi gas. Kondensor pada ruangan akan menghilangkan uap air dari udara agar kopi kering seketika.

Hasil akhir dari metode ini adalah butiran kopi kering beku. Ukuran butirannya umumnya jauh lebih besar jika dibandingkan dengan teknik semprot.

Metode Pengeringan Semprot (Spray-Dried)

Teknik pengeringan semprot dilakukan dengan menyemprotkan cairan kopi pekat melalui uap yang super panas. Tetesan cairan akan menguap seketika di udara dan meninggalkan butiran halus kopi kering.

Metode ini dinilai jauh lebih efisien dan murah dibandingkan pengeringan beku. Namun, hasil akhir serta kualitas kopinya cenderung lebih rendah.

Perbandingan Kopi Instan dan Kopi Segar

Kadar kafein pada kopi instan lebih sedikit akibat proses pengolahan yang panjang. Satu cangkir kopi instan mengandung sekitar 66 mg kafein, sedangkan kopi bubuk segar mencapai 100 mg. Aroma dan rasa kopi instan juga berbeda dan kurang berkarisma karena hilangnya senyawa biji kopi saat diolah. Meski begitu, metode pengolahan modern saat ini sudah bisa meminimalisasi hilangnya rasa tersebut.

Dari segi kepraktisan, kopi instan lebih unggul karena tidak memerlukan banyak waktu dan tidak menyisakan ampas. Konsumen hanya perlu menyeduh satu atau dua sendok bubuk kopi dengan air panas. Terkait potensi kesehatan, kopi instan lebih rentan terkontaminasi bahan kimia atau mikroba selama pengolahan panjang yang memengaruhi nutrisinya. Kopi bubuk biasa lebih aman karena prosesnya pendek sehingga antioksidan dan nutrisinya tetap terjaga.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author