Mauricio Pochettino Siapkan Rotasi Pemain Jelang Laga Amerika Serikat

Share

Pelatih kepala tim nasional Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, mengonfirmasi kesiapan rotasi pemain menjelang pertandingan terakhir babak penyisihan Grup D Piala Dunia 2026 melawan Turki di Stadion Los Angeles, California, pada Jumat, 26 Juni 2026 pukul 09.00 WIB.

Langkah rotasi ini diambil karena Amerika Serikat sudah mengamankan tiket ke babak 32 besar setelah mengoleksi enam poin, sementara Turki dipastikan tersingkir dari turnamen. Beberapa pilar utama seperti Chris Richards, Antonee Robinson, Tyler Adams, dan Folarin Balogun berpeluang diistirahatkan guna menghindari risiko akumulasi kartu kuning menurut laporan jatim.antaranews.com.

Kondisi kesiapan penyerang andalan Christian Pulisic juga menjadi perhatian utama setelah ia pulih dari cedera betis kiri yang didapatnya sejak laga pembuka. Pochettino menegaskan bahwa sang kapten sudah siap diturunkan, meskipun keputusan mengenai menit bermainnya masih dipertimbangkan secara matang.

"Pulisic siap bermain. Kemudian kita perlu memutuskan apakah mungkin untuk bermain sejak awal atau duduk di bangku cadangan dan mungkin bermain di babak kedua." tegas Mauricio Pochettino, Pelatih Kepala Amerika Serikat.

Winger AC Milan tersebut terlihat berada dalam suasana hati yang baik saat menemui awak media di Irvine, California, setelah menjalani masa pemulihan cedera. Pulisic sempat membuka sesi tanya jawab dengan nada bercanda mengenai kondisinya saat ini.

"Bolehkah saya menebak pertanyaan pertama?" tanya Christian Pulisic.

Ia mengaku sangat menikmati atmosfer turnamen dan merayakan kelolosan timnya ke babak gugur meskipun sempat terpaksa menjadi penonton saat AS menang 2-0 atas Australia.

"Piala Dunia itu sangat istimewa," kata Christian Pulisic.

Pemain berusia 27 tahun tersebut menambahkan bahwa berada di tengah-tengah tim memberikan pengalaman yang luar biasa bagi dirinya.

"Jujur saja, ini rasanya seperti pengalaman terbaik yang pernah bisa kamu alami, jadi aku benar-benar menikmatinya." ucap Christian Pulisic.

Terkait cedera betis yang dialaminya, Pulisic menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula dari benturan saat sesi latihan sebelum turnamen dimulai, namun ia memilih merahasiakan identitas rekan setimnya.

"Saya tidak akan mengatakannya," jawab Christian Pulisic sambil tertawa.

Cedera itu kemudian kambuh akibat benturan dari bek Paraguay pada babak pertama pertandingan pembuka, meskipun ia masih mampu mencetak gol dan memberikan assist.

"Sepanjang babak pertama, rasanya baik-baik saja," kata Christian Pulisic.

Setelah melewatkan laga kedua, Pulisic mengakui ada perasaan emosional yang cukup berat ketika harus menyaksikan rekan-rekannya bertanding dari pinggir lapangan.

"Ada perasaan yang berat menjelang pertandingan itu," akunya Christian Pulisic terkait laga melawan Australia.

Untuk menjaga performanya tetap tajam menjelang babak gugur, Pulisic menegaskan bahwa dirinya terus memacu diri dalam sesi latihan rutin setiap hari.

"Libur dua minggu kedenangannya gila," cetus Christian Pulisic.

Meskipun menargetkan menit bermain melawan Turki, ia menyadari kemungkinan besar tidak akan langsung tampil selama waktu penuh.

"Saya merasa baik-baik saja," tambahnya Christian Pulisic.

Ia menilai waktu istirahat yang dilaluinya tidak akan mengikis sentuhan dan ketajamannya di lapangan pertandingan.

"Saya rasa waktu istirahat itu tidak cukup lama untuk membuat saya kehilangan ketajaman," tuturnya Christian Pulisic.

Dilansir dari Yahoo!Sports, Pulisic juga menyatakan dukungannya terhadap rencana rotasi pemain yang akan diterapkan oleh tim kepelatihan demi kebaikan tim secara keseluruhan.

"Saya menikmati berada di pinggir lapangan, berada di tengah-tengah tim," jelas Christian Pulisic dilansir dari Yahoo!Sports.

Ia merasa optimistis karena tim nasional AS saat ini memiliki kedalaman skuad yang sangat merata di berbagai lini permainan.

"Saya merasa baik," imbuhnya Christian Pulisic.

Pemain bernomor punggung 10 ini berharap bisa mendapatkan kesempatan merumput guna mengembalikan ritme kompetisinya.

"Saya bergabung dengan tim beberapa hari terakhir, dan ya, saya berharap bisa bermain besok, tentu saja." ungkap Christian Pulisic.

Pulisic memprediksi perubahan susunan pemain melawan Turki akan berjalan normal karena kualitas para pemain pengganti yang tidak kalah baik.

"Jelas, kemungkinannya kecil saya akan langsung bermain 90 menit setelah kembali dan absen dalam satu pertandingan, tapi kita lihat saja nanti," urainya Christian Pulisic.

Ia menyimpulkan bahwa kekuatan terbesar Amerika Serikat terletak pada aspek kolektivitas dan rasa saling mendukung antar pemain di dalam skuad.

"Semua orang di tim ini siap untuk meningkatkan performa, jadi saya merasa itu akan menjadi hal yang normal bagi kami." sebut Christian Pulisic.

Pertandingan pamungkas Grup D yang mempertemukan Amerika Serikat dan Turki ini dijadwalkan akan disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi TVRI.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author