Sebastian Beccacece Isyaratkan Tinggalkan Timnas Ekuador Demi Chile

Share

Pelatih tim nasional Ekuador Sebastian Beccacece dilaporkan segera meninggalkan jabatannya demi menangani tim nasional Chile menyusul performa buruk dalam turnamen di Amerika Utara. Pengunduran diri arsitek taktik asal Argentina tersebut mencuat menjelang pertandingan penentuan fase grup E melawan Jerman, setelah Ekuador tertahan di peringkat ketiga dengan koleksi satu poin. Ekuador mengawali kompetisi dengan kekalahan 0-1 dari Pantai Gading dan hasil imbang tanpa gol melawan Curacao, yang memicu spekulasi bahwa Beccacece telah menjalin komunikasi dengan federasi Chile.

Media lokal dan laporan di Chile mengonfirmasi negosiasi tersebut bahkan telah mencapai kesepakatan sebelum kompetisi dimulai, di mana sang pelatih memilih bertahan hanya sampai turnamen selesai.

"Me llega un mensaje que dice así: 'Acaba de perder el equipo del futuro técnico de la selección chilena'. Más que en el radar, me dan como hecho que la negociación estaba lista antes de la Copa del Mundo. Él estuvo a punto de irse, pero decidió quedarse hasta el término del campeonato.

No va a seguir en Ecuador, esa es una decision tomada", kata Mauricio Israel, jurnalis Círculo Central di TVMÁS. Federasi Sepak Bola Ekuador menyatakan kontrak kerja Beccacece hanya berlaku hingga partisipasi tim di ajang ini berakhir, tanpa ada tanda-tanda perpanjangan dari kedua belah pihak.

Situasi tersebut memicu gelombang kritik dari para mantan pemain pilar Ekuador yang kecewa terhadap kepemimpinan mantan asisten Jorge Sampaoli itu di kursi kepelatihan. "¡Deja de vender humo y renuncia a La Tri! Ten un poco de dignidad. Le has hecho mucho daño a nuestro fútbol con una generación que estaba llamada a ser la mejor de la historia”, ujar Jefferson Montero melalui akun Instagram miliknya.

Montero menegaskan kekecewaan mendalam ini sudah ia prediksi sejak lama sebelum rentetan hasil buruk menimpa tim nasional. "Hace mucho tiempo que advertí que esto podía pasar teniendo a este entrenador al frente", kata Jefferson Montero menambahkan. Mantan penyerang Ekuador lainnya juga melayangkan kritik tajam terkait kapabilitas sang pelatih dalam menangani skuad bertabur bintang tersebut.

"A Ecuador le falta un DT ganador con jerarquía", tutur Felipe Caicedo dalam unggahan di akun X.

Caicedo juga menyoroti adanya upaya pembunuhan karakter terhadap pihak-pihak yang melayangkan kritik objektif kepada tim nasional. "Me putearon por todos lados y empezó la campañita de desprestigio por él que sabemos", ucap Felipe Caicedo menambahkan. Ekuador kini bersiap menghadapi pertandingan pamungkas grup E melawan Jerman, yang kemungkinan merotasi pemain setelah memastikan tiket lolos usai menumbangkan Pantai Gading.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author