BPA Kejagung Lelang 84 Tas Mewah Milik Harvey Moeis dan Sandra Dewi
Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung (BPA Kejagung) menggelar lelang barang rampasan milik terpidana kasus korupsi tata kelola timah, Harvey Moeis. Proses lelang yang berlangsung pada Rabu, 20 Mei 2026 ini menjadi sorotan karena melibatkan puluhan tas mewah milik istri terpidana, Sandra Dewi.
Langkah hukum ini menjadi bagian dari upaya pemulihan aset negara akibat kerugian dari perkara korupsi tersebut. Seperti dilansir dari Bloomberg Technoz, seluruh barang rampasan dipamerkan terlebih dahulu di ruang khusus dengan penjagaan ketat dari petugas sebelum penawaran dimulai.
Total barang rampasan yang disediakan mencapai 84 tas mewah yang dikelompokkan ke dalam 55 lot lelang. Pihak BPA Kejagung menerapkan metode penjualan secara satuan maupun sistem paket untuk memudahkan proses pelelangan.
Koleksi yang dipajang di dalam etalase kaca tersebut didominasi oleh merek mode ternama kelas dunia seperti Hermes, Chanel, Dior, hingga Louis Vuitton. Beberapa seri populer yang dinilai tinggi oleh kolektor menjadi incaran utama para peserta.
Berikut adalah rincian data beberapa tas mewah yang terpantau di lokasi pameran:
– Tas Chanel Model Egyptian Amulet Flap Bag Medium warna hitam senilai Rp 65.265.000
– Tas Hermes model Micro Picotion Lock 14 Daisy Stamp U warna pink senilai Rp 28.369.000
– Tas Hermes model Lindy 20 stamp Z tahun 2021 warna kuning senilai Rp 106.614.000
– Tas Dior model Mini Lady Dior warna merah senilai Rp 32.040.000
– Tas Hermes model Lindy 20 stamp Z tahun 2021 warna putih senilai Rp 98.496.000
Nilai nominal barang yang menyentuh angka puluhan hingga ratusan juta rupiah membuat daya tarik kegiatan ini semakin tinggi di mata publik. Tas Hermes seri Lindy warna kuning tercatat sebagai salah satu item dengan nilai tertinggi dalam daftar pantauan.
Proses Pemulihan Aset Negara
Pameran pra-lelang dimanfaatkan oleh para calon pembeli untuk memeriksa detail kondisi fisik produk secara langsung di bawah pencahayaan terang. Peserta juga mencocokkan nomor lot untuk memperkirakan nilai pengajuan yang akan diserahkan.
Mekanisme penawaran sepenuhnya bergantung pada minat dan kompetisi antarpeserta di ruang lelang. Seluruh hasil akhir dari penjualan barang yang telah berkekuatan hukum tetap ini akan langsung disetorkan untuk memulihkan kerugian keuangan negara.