Piala Dunia 2026 Pemicu Gridlock Alert dan Kemacetan Parah New York
Pemerintah Kota New York memberlakukan status Gridlock Alert pada Kamis, 25 Juni 2026, menyusul digelarnya pertandingan Grup E Piala Dunia 2026 antara Ekuador dan Jerman. Langkah ini memicu penutupan jalan massal dan pengalihan transportasi umum sejak pagi hari sebelum sepak mula berlangsung di Stadion MetLife, New Jersey.
Pertandingan dijadwalkan mulai pukul 16.00 waktu setempat, namun dampak kemacetan besar sudah diantisipasi sejak pukul 10.00. Kawasan Midtown Manhattan menjadi titik utama yang terdampak karena pembukaan koridor bus ulang-alik dan sterilisasi jalan di sekitar Stasiun Penn untuk mengangkut suporter menuju stadion yang juga disebut Stadion New York New Jersey oleh FIFA.
Dilansir dari CBS News, akses layanan NJ Transit di Stasiun Penn dikhususkan hanya untuk pemegang tiket pertandingan selama beberapa jam sebelum dan sesudah laga. Pengguna kereta reguler diimbau mencari rute alternatif, sementara otoritas Bandara Internasional Liberty Newark meminta para calon penumpang pesawat untuk mengalokasikan waktu perjalanan ekstra.
Pembatasan rute NJ Transit menuju laga Ekuador-Jerman berlaku mulai pukul 11.23 hingga 15.07, di mana penumpang non-tiket diarahkan menggunakan jalur PATH dari 33rd Street menuju Hoboken atau Stasiun Penn Newark. Setelah pertandingan selesai, pembatasan kembali diberlakukan mulai pukul 18.36 hingga 21.08, dengan kereta arah timur menuju Manhattan dihentikan di Stasiun Penn Newark atau Newark Broad Street.
Penutupan jalan di sekitar Stasiun Penn guna memfasilitasi antrean penonton telah dimulai sejak pukul 10.00, meliputi 33rd Street antara Sixth Avenue dan Eighth Avenue, serta 32nd Street antara Sixth Avenue dan Seventh Avenue. Koridor khusus bus ulang-alik juga didirikan yang berdampak pada penutupan lajur di 42nd Street, Sixth Avenue, Fifth Avenue, West 40th Street, dan West 41st Street hingga pukul 21.00.
Kantor wali kota menetapkan pembatasan pengiriman menggunakan truk di kawasan Midtown antara 30th Street hingga 60th Street, meskipun kendaraan pengirim yang lebih kecil seperti mobil, van, dan sepeda mendapatkan pengecualian.
"Emergency vehicles, service vehicles and essential delivery providers operating within the zone are also exempt," kata pihak kantor wali kota dalam pengumuman tersebut.
Sejumlah komuter terpaksa mengubah jadwal perjalanan mereka sejak Kamis pagi setelah area antrean dan barikade mulai dipasang oleh petugas di lapangan.
"I'm leaving Spanish Harlem two hours before I clock in to be able to get here on time," ujar Chris Ramos, seorang komuter.
Pengetatan jalur transportasi yang dilakukan beberapa jam sebelum pertandingan dimulai memicu pertanyaan dari pengguna jalan lainnya mengenai efisiensi penempatan petugas keamanan.
"People still have to work in this city," kata seorang komuter lain.
Keluhan tersebut langsung diikuti dengan keheranan mengenai kehadiran aparat kepolisian yang dirasa terlalu dini di lokasi sterilisasi.
"I get it…but in three hours. What do you need the cops out here now for?" tambah komuter tersebut.
Kondisi operasional transportasi massal selama turnamen internasional ini juga mendapat perhatian khusus dari para pengguna reguler lintas negara bagian.
"I live in New Jersey, so New Jersey Transit do be acting up when the World Cup comes around," kata seorang penumpang NJ Transit.
Bagi penonton yang tidak hadir di stadion, pertandingan antara Kai Havertz dan kawan-kawan melawan Ekuador disiarkan secara langsung melalui saluran TV Fox. Selain itu, siaran langsung berbahasa Spanyol juga tersedia melalui platform streaming Peacock, Fubo, DirecTV, dan Sling Blue.