Prabowo Subianto Bahas Pendirian 10 Universitas Kedokteran

Share

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan perwakilan Imperial College London untuk membahas rencana kerja sama strategis peningkatan mutu pendidikan tinggi nasional pada Kamis, 25 Juni 2026. Pertemuan yang berlangsung di Jakarta tersebut berfokus pada pengembangan kualitas pendidikan di bidang kedokteran dan sains. Rencana pembangunan 10 universitas kedokteran dan sains di Indonesia turut menjadi agenda utama dalam pembahasan tersebut, seperti dilansir dari Bloomberg Technoz. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisainstek) Brian Yuliarto mengungkapkan bahwa pemerintah tengah mematangkan kemitraan strategis ini. “Jadi Imperial College, saat ini kita sudah membicarakan banyak hal terkait dengan rencana kita untuk membangun strategic partnership untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya pendidikan kedokteran,” ujar Mendiktisaintek Brian Yuliarto.

Pihak Imperial College London dijadwalkan akan memberikan dukungan luas dalam menyusun standardisasi akademis pada institusi-institusi baru tersebut. Kerja sama ini dirancang untuk mencakup sektor kurikulum, program riset bersama, hingga mobilisasi tenaga pengajar antarkampus.

“Tadi juga dibicarakan terkait dengan rencana Bapak Presiden mendirikan 10 universitas kedokteran dan sains, nantinya akan dibantu banyak oleh Imperial College. Jadi nantinya kurikulumnya, penyiapan standar pengajarannya, kemudian joint research-nya, kemudian juga visiting professor akan banyak dilakukan bersama-sama dengan Imperial College dan juga kampus-kampus lainnya,” tambah Brian. Imperial College London saat ini menduduki peringkat keempat dunia dalam bidang pendidikan medis. Melalui kolaborasi ini, pemerintah menargetkan percepatan pencetakan generasi dokter, ilmuwan, serta peneliti domestik yang memiliki daya saing di kancah internasional.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author