Honda Siapkan SUV 7 Seater Baru Avancier untuk Pasar ASEAN
Honda dikabarkan sedang menyiapkan strategi baru untuk memperkuat posisinya di pasar Asia Tenggara. Pabrikan otomotif asal Jepang ini disebut bakal menghadirkan generasi terbaru Honda Avancier dalam format SUV 7-seater yang diposisikan di atas Honda CR-V. Langkah tersebut diambil sebagai upaya Honda dalam membendung agresivitas merek-merek kendaraan asal China yang kian ekspansif di kawasan Asia dalam beberapa tahun terakhir.
Seperti dikutip dari Moladin, model teranyar ini akan diproduksi di Thailand dengan fokus utama pemasaran di wilayah ASEAN, berbeda dengan Avancier yang saat ini beredar di pasar China.
Laporan dari Autoindustriya yang menghimpun informasi dari internal industri menyebutkan bahwa proses produksi Honda Avancier terbaru dijadwalkan berjalan mulai awal 2027. Kehadiran kendaraan ini sekaligus menjadi momentum bagi Honda untuk merambah segmen SUV tiga baris yang saat ini semakin diminati oleh konsumen keluarga.
Honda Avancier generasi terbaru diproyeksikan untuk bersaing di kelas SUV medium hingga premium. Dimensi kendaraan ini dikabarkan memiliki spesifikasi panjang mencapai 4.960 mm, lebar 1.950 mm, serta tinggi 1.690 mm.
Ukuran tersebut membuat bodi Avancier jauh lebih besar jika dibandingkan dengan Honda CR-V. Bahkan, proporsi dimensinya dinilai mendekati Mazda CX-80 yang menjadi salah satu kompetitor di segmen SUV premium tiga baris. Bocoran foto mata-mata yang beredar di Jepang turut memperlihatkan bentuk bagian belakang mobil yang bernuansa modern.
Sektor buritan mengadopsi lampu belakang vertikal tipis yang dipadukan dengan light bar memanjang penuh, memberikan kesan visual yang lebih futuristis daripada jajaran SUV Honda saat ini.
Menggunakan Platform Baru dan Mesin Hybrid e
Selain menawarkan ruang kabin yang lebih lapang, Honda Avancier terbaru dirancang menggunakan platform modular menengah paling anyar milik Honda. Platform tersebut diklaim memiliki bobot yang lebih ringan, sehingga mampu mengoptimalkan efisiensi bahan bakar sekaligus mendongkrak performa berkendara. Pada sektor jantung mekanis, kendaraan ini diperkirakan bakal mengandalkan teknologi hybrid e generasi terbaru.
Sistem penggerak elektrifikasi ini memadukan performa mesin bensin 2.0 liter direct injection empat silinder dengan motor listrik yang memiliki daya lebih besar.
Mekanisme hybrid ini juga disebut-sebut mengadopsi teknologi S+ Shift yang sebelumnya telah diperkenalkan pada generasi terbaru Honda Prelude. Inovasi tersebut berfungsi menyajikan sensasi perpindahan gigi yang terasa lebih natural meskipun kendaraan beroperasi dengan sistem elektrifikasi.
Apabila rincian laporan ini akurat, maka Honda Avancier hanya akan dipasarkan dalam opsi mesin hybrid tanpa menyediakan varian bensin konvensional. Penerapan strategi ini berjalan selaras dengan tren elektrifikasi yang terus memperlihatkan pertumbuhan di berbagai negara Asia Tenggara.
Berpotensi Menggantikan Posisi Honda Odyssey
Tidak terbatas untuk wilayah ASEAN saja, Honda Avancier terbaru juga direncanakan untuk meluncur di pasar domestik Jepang.
Di Negeri Sakura, model SUV ini diprediksi akan mengisi kekosongan lini produk yang ditinggalkan oleh Honda Odyssey, setelah produksinya dijadwalkan berakhir pada tahun ini.
Melalui perpaduan daya tampung kabin tujuh penumpang, implementasi teknologi hybrid terkini, serta dimensi yang lebih luas dari CR-V, model ini berpotensi menjadi produk krusial bagi Honda dalam menghadapi kompetisi ketat di kelas SUV keluarga premium.