PAM JAYA Siapkan Langkah Strategis Perkuat Infrastruktur Air Minum Jakarta

Share

PAM JAYA terus menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat infrastruktur Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah DKI Jakarta. Upaya ini dilakukan guna mendukung percepatan peningkatan cakupan layanan air minum perpipaan hingga 100% pada tahun 2029.

Target tersebut sejalan dengan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 48 Tahun 2025. Proyek yang direncanakan seperti dilansir dari Detikcom meliputi revitalisasi IPA Condet dan IPA Muara Karang, serta pembangunan IPA Semanan dan IPA Kanal Banjir Barat 2 (KBB 2).

Fasilitas pengolahan air minum curah di IPA Condet direncanakan memiliki kapasitas 1.000 lps dengan sumber air baku dari Sungai Ciliwung. Sementara itu, Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin menjelaskan IPA Muara Karang direncanakan sebagai fasilitas pengolahan air minum curah berkapasitas 750 lps dengan pasokan air baku dari Kali Angke.

Untuk IPA Semanan, kapasitas pengolahan air minum curah dirancang sebesar 200 lps dengan sumber air baku dari Kali Angke melalui intake Duri Kosambi.

"IPA KBB 2 direncanakan sebagai fasilitas pengolahan air minum curah berkapasitas 500 lps dengan sumber air baku dari Kanal Banjir Barat," kata Arief Nasrudin dalam keterangan tertulis, Kamis (25/6/2026).

Proses revitalisasi dan pembangunan instalasi pengolahan air ini turut melibatkan mitra inisiator konsorsium PT. Chandra Tirta Karian-PT. Krakatau Tirta Industri. Penunjukan tersebut disesuaikan dengan studi kelayakan yang telah ada, di mana pihak konsorsium memiliki hak right to match.

"Sehubungan dengan hal tersebut, maka PAM JAYA berencana melakukan penjajakan minat pasar atau konfirmasi minat pasar atas rencana pemilihan Calon Mitra Strategis untuk Proyek Revitalisasi dan Pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) PAM JAYA," jelasnya.

Langkah penjajakan ini bertujuan mendapatkan gambaran awal mengenai ketertarikan, masukan, sekaligus potensi keterlibatan badan usaha untuk tahapan pemilihan mitra strategis berikutnya.

Melalui kegiatan tersebut, PAM JAYA ingin memastikan seluruh proses pembenahan fasilitas pengolahan air minum dipersiapkan secara matang, transparan, serta relevan dengan kebutuhan layanan di Jakarta.

Segala informasi terkait jadwal, lokasi, metode konfirmasi kehadiran, hingga ketentuan pelaksanaan penjajakan minat pasar dipublikasikan melalui situs resmi perusahaan di www.pamjaya.co.id.

Seluruh data yang disajikan dalam penjajakan ini masih bersifat awal dan indikatif, sehingga tidak dianggap sebagai undangan pengadaan resmi, penawaran, komitmen, maupun dasar keputusan investasi.

"PAM JAYA berkomitmen menjalankan seluruh tahapan penjajakan secara transparan, akuntabel dan sesuai prinsip tata kelola perusahaan sesuai dengan peraturan yang berlaku," tutup Arief Nasrudin.

Penyampaian minat awal dari badan usaha tidak bersifat mengikat serta tidak memicu hak, kewajiban, atau tanggung jawab hukum apa pun bagi kedua belah pihak.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author