Apindo Dukung Danantara Sumberdaya Indonesia Perkuat Tata Kelola Ekspor

Share

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mendukung kehadiran PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dalam memperkuat tata kelola ekspor komoditas strategis guna menghadapi volatilitas global pada Kamis (25/6/2026), dilansir dari Detik Finance.

Langkah badan baru tersebut dinilai memberikan komitmen kuat untuk mendorong profesionalisme dalam kapasitas teknis. Sektor usaha kini tengah menantikan realisasi keterbukaan proses rekrutmen hingga kejelasan kebijakan benturan kepentingan.

Wakil Ketua Bidang Kebijakan Publik APINDO Chandra Wahjudi memberikan pandangan mengenai sinyal positif dari komitmen perekrutan profesional oleh lembaga baru tersebut.

"Komitmen DSI untuk merekrut profesional terbaik yang ada di market adalah sinyal positif. Hal ini juga menunjukkan bahwa DSI ingin bekerja secara profesional serta responsif menghadapi dinamika geopolitik global. Ini tentunya akan membantu meredakan kekhawatiran investor terkait kapasitas teknis lembaga baru tersebut," kata Wakil Ketua Bidang Kebijakan Publik APINDO Chandra Wahjudi.

Chandra menilai DSI memiliki legitimasi kuat serta kapasitas teknis terintegrasi untuk membantu menekan praktik under invoicing yang merugikan pendapatan negara tanpa perlu menambah jalur perizinan baru.

"DSI dapat membantu menekan under invoicing melalui integrasi data dan analitik risiko, tanpa menambah layer perizinan. Yang penting adalah kepastian prosedur dan ruang klarifikasi bagi eksportir agar iklim investasi tetap terjaga," ujar Wakil Ketua Bidang Kebijakan Publik APINDO Chandra Wahjudi.

Sistem pengawasan efektif yang terhubung dengan perbankan, otoritas pelabuhan, dan bea cukai diharapkan mampu menutup celah bagi eksportir nakal. Mengenai kebijakan transisi pelaporan ekspor yang dijadwalkan berlangsung hingga 1 Januari 2027, dunia usaha mengapresiasi pendekatan bertahap ini demi mencegah guncangan regulasi.

"APINDO menaruh harapan besar agar DSI dapat memposisikan diri sebagai fasilitator peningkatan daya saing ekspor nasional. Fokus utama pada integrasi data, simplifikasi proses birokrasi, serta pencapaian target cepat atau quick wins yang langsung dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha," kata Wakil Ketua Bidang Kebijakan Publik APINDO Chandra Wahjudi.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author