Masyarakat Peringati Hari Pelaut Sedunia dan Kelahiran BJ Habibie
Masyarakat memperingati Hari Pelaut Sedunia, Hari Asyura, dan hari kelahiran Presiden ke-3 Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie secara bersamaan pada Kamis, 25 Juni 2026.
Peringatan global Hari Pelaut Sedunia tahun ini mengusung tema "Membawa perdagangan dunia. Membawa risiko" atau "Carrying World Trade, Carrying the Risks" guna menyoroti risiko besar pelaut di wilayah konflik geopolitik, seperti penahanan puluhan ribu pelaut di Selat Hormuz.
Di Indonesia, momentum ini diwarnai ironi karena empat pelaut domestik awak kapal tanker MT. Honour 25 berbendera Palau masih disandera oleh pembajak di Somalia sejak 21 April 2026 dengan tuntutan tebusan 3 juta dolar Amerika Serikat.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan menggelar Maritime Expo pada 23–24 Juni 2026 di Jakarta untuk menegaskan komitmen penguatan perlindungan, mengingat Indonesia adalah salah satu dari lima negara pemasok pelaut terbesar di dunia dengan jumlah sekitar 1,6 juta orang.
"Begitu besar peran pelaut, menghubungkan dunia, mendorong perdagangan global, menanggung risiko buat kita semua," kata Wakil Menteri Perhubungan Suntana, Wakil Menteri Perhubungan.
Suntana menjelaskan bahwa profesi pelaut memiliki risiko tinggi karena harus menghadapi cuaca ekstrem dan ancaman kecelakaan, sehingga pemerintah berkomitmen meningkatkan kesejahteraan yang layak.
"Bekerja di atas kapal berarti berhadapan dengan cuaca ekstrem, jauh dari keluarga dalam waktu berbulan-bulan, hingga ancaman kecelakaan di laut. Untuk itu saya sangat mengapresiasi dedikasi, keberanian, dan pengabdian Pelaut Indonesia. You are the heroes of the Oceans,” imbuh Suntana, Wakil Menteri Perhubungan.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Muhammad Masyhud menambahkan, peningkatan kompetensi di 100 lebih lembaga pendidikan kepelautan terus dilakukan agar pelaut Indonesia semakin kompetitif di pasar maritim global.
"Selain itu, perlindungan terhadap hak-hak pelaut, keselamatan kerja, kesehatan, dan kesejahteraan juga menjadi prioritas utama,” tegas Muhammad Masyhud, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub.
Selain Hari Pelaut, tanggal 25 Juni juga menandai hari lahir BJ Habibie yang lahir di Parepare pada 25 Juni 1936 dan wafat pada 11 September 2019.
Tokoh yang dijuluki Mr. Crack berkat penemuan Crack Progression Theory ini telah memberikan kontribusi besar pada fondasi demokrasi Indonesia melalui pengesahan undang-undang partai politik dan pemilu di awal era reformasi, serta menerbangkan pesawat buatan dalam negeri pertama N-250 pada tahun 1995 saat memimpin IPTN.
Pada tanggal yang sama, umat Islam turut memperingati Hari Asyura yang jatuh pada 10 Muharram dalam kalender Hijriah dengan memperbanyak amalan saleh seperti puasa dan menyantuni anak yatim demi mengenang berbagai peristiwa sejarah para nabi.
Rangkaian peringatan Hari Pelaut Sedunia 2026 di Jakarta dijadwalkan akan ditutup dengan kegiatan jalan santai di Plaza Barat Gelora Bung Karno pada 28 Juni 2026.