Bakom Bantah Pemerintah Tunggangi Demo Dukung Makan Bergizi Gratis

Share

Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah membantah tuduhan bahwa pihak istana telah menyetir aksi demonstrasi kelompok mahasiswa dan masyarakat dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta pada Rabu (24/06/2026).

Tudingan pengondisian massa tersebut langsung ditepis oleh pihak istana seiring munculnya isu miring terkait gelombang aksi dukungan terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto, sebagaimana dilansir dari Bloomberg Technoz.

Pelaksana Tugas Deputi III Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom Pemerintah Kurnia Ramadhana menegaskan bahwa setiap warga negara pada dasarnya memiliki hak penuh untuk mengekspresikan opini mereka di ruang publik.

"Posisi pemerintah menghormati kedua belah pihak tersebut. Pada intinya yang saat ini sedang pemerintah lakukan adalah berusaha berbenah diri dalam hal program makan bergizi gratis. Sembari itu juga perbaikan-perbaikan, sembari dilakukan oleh pimpinan BGN yang baru," ujar Kurnia Ramadhana, Pelaksana Tugas Deputi III Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom Pemerintah.

Kurnia menambahkan bahwa asumsi mengenai adanya mobilisasi massa oleh pihak otoritas dalam aksi unjuk rasa tersebut sama sekali tidak berlandaskan fakta yang benar.

"Terkait dengan dugaan ada pengondisian dari pemerintah terhadap demo yang mendukung MBG. Saya rasa itu tidak benar. Sebab posisi pemerintah adalah menghargai setiap pendapat suara masyarakat, baik yang pro maupun yang kontra." kata Kurnia Ramadhana, Pelaksana Tugas Deputi III Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom Pemerintah.

Pernyataan resmi ini keluar setelah beredarnya video aksi kelompok ibu-ibu membawa peralatan dapur yang menyuarakan dukungan kepada presiden awal pekan ini, serta rekaman pengakuan Ketua BEM FH Universitas Bung Karno Muhannad Abdi Maludin yang mengklaim menerima uang usai berdemo pada 15 Juni 2026 lalu.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author